Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Coming Soon di Pilkada Pacitan, Koalisi Parpol Merah-Kuning-Hijau Coba Hadang Demokrat dan Incumbent, Mampukah?

Nur Cahyono • Rabu, 8 Mei 2024 | 20:57 WIB
Ilustrasi pemilu (DOKUMEN RADAR MADIUN)
Ilustrasi pemilu (DOKUMEN RADAR MADIUN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Pacitan 2024 semakin dekat. Partai politik (parpol) pun kian intens bermanuver.

Kabar terkini koalisi baru bakal terbentuk. Partai Golkar, PKB dan PDIP bakal bergabung menghadang poros Demokrat.

Jika benar terbentuk koalisi merah-kuning-hijau ini, maka akan lumayan gemuk sesuai perolehan kursi mereka di DPRD Pacitan 2024-2029.

Golkar dengan 7 kursi, PKB  5 kursi dan  PDI-P 6 kursi. Sehingga, koalisi ini akan berkekuatan 18 kursi di parlemen.

Sederetan nama besar bertengger di koalisi ini yang dipastikan akan menjadi king maker dalam Pilkada Pacitan 2024 mendatang.

Di antaranya ada wakil bupati Pacitan incumbent Gagarin, Wakil Ketua DPRD Pacitan Fibi Irawan dan Sekretaris DPC PDIP Heru Setyanto.

Heru Setyanto tegas menyatakan komitmen telah dibangun tiga parpol besar ini. Meskipun belum secara formal, komunikasi intens telah dilakukan oleh para petinggi parpol.

‘’Pada prinsipnya kami bicara pembangunan Kabuopten Pacitan ke depan,’’ katanya, Selasa (7/5).

Bila konstelasi politik ini tidak berubah hingga pendaftaran bakal calon kepala daerah 27 Agustus 2024 mendatang, dipastikan ada dua poros yang bertarung di Pilkada Pacitan 2024 mendatang.

Yakni, poros koalisi PDIP, Golkar dan PKB dengan 18 kursi di parlemen dan poros Demokrat yang lebih gemuk lagi.

Sebab, poros Demokrat disokong Gerindra, PPP, Hanura, Perindo, PKN, Garuda, PAN dan PSI dengan jumlah kursi mayoritas. Sementara Nasdem dan PKS belum menyatakan sikap.

Apakah komitmen tiga parpol koalisi ini akan mulus dan bertahan hingga tahapan pendaftaran bakal calon ke KPU? Heru menilai bahwa politik itu dinamis.

‘’Kami belum bicara figur yang akan didukung untuk maju. Namun dengan perolehan PDIP (6 kursi) kami harus berkoalisi untuk mengajukan bakal calon kepala daerah,’’ ujarnya.

Sementara itu dukungan kepada Rakhman Wijayanto untuk maji sebagai bakal calon AE-2 Pacitan terus mengalir.

Terakhir Gerindra menyatakan dukungannya untuk mantan kepala desa ini.

Dukungan disampaikan langsung jajaran pengurus DPC Gerindra Pacitan, Minggu (5/5) siang.

Sekretaris DPC Gerindra Pacitan Bambang Margono menyatakan dukungan untuk Rakhman sebagai bentuk keseriusan membangun kebersamaan daerah.

‘’Rekomendasi dukungan ini merupakan inisiatif kami, bukan permintaan yang bersangkutan,’’ klaim Bambang.

Bambang menegaskan, Gerindra lebih mengedepankan kebersamaan untuk membangun Indonesia.

Di daerah, Gerindra ingin bersama-sama Demokrat memajukan Pacitan.

‘’Dan (dukungan) ini sudah keputusan final Gerindra Pacitan setelah komunikasi dengan DPD dan DPP (Gerindra),’’ sebutnya.

Anggota DPRD Dapil Pacitan-Pringkuku itu yakin pasangan Indrata Nur Bayuaji-Rakhman Wijayanto (‘Aman’) bisa diterima masyarakat.

‘’Dukungan (Gerindra) sudah satu kesatuan untuk Mas Indrata Nur Bayuaji dan Rakhman Wijayanto demi Pacitan yang lebih maju ke depan,’’ tegas Bambang

Dukungan Gerindra sebagai parpol pemenang Pilpres 2024 ini makin memperkuat posisi ‘Aman’.

Sebelumnya tujuh  parpol di parlemen dan nonparlemen sudah lebih dulu menyatakan dukungan. Di antaranya Hanura, PPP, Perindro, PSI, Garuda, PKN dan PAN. (hyo/sat)

Koalisi Merah Kuning Hijau di Pacitan

Figur Pentingnya

Editor : Mizan Ahsani
#pacitan #incumbent #pdip #pilkada #pkb #koalisi #Golkar #Demokrat