Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Mirisnya Jalan Provinsi Pacitan-Ponorogo: Daerah Wisata dan Tempat Tinggal Presiden SBY, tapi Gelap Gulita

Nur Cahyono • Rabu, 14 Agustus 2024 | 15:00 WIB
PANEL SURYA: Salah satu PJU di ruas Jalan Pacitan-Ponorogo yang menjadi kewenangan Dishub Jawa Timur. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)
PANEL SURYA: Salah satu PJU di ruas Jalan Pacitan-Ponorogo yang menjadi kewenangan Dishub Jawa Timur. (NUR CAHYONO/RADAR PACITAN)

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Jalur Pacitan-Ponorogo gelap gulita pada malam hari. Gegaranya, ratusan lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang jalan provinsi itu mati.

Padahal, akses jalan sepanjang 60 kilometer tersebut acap terjadi gunturan atau longsor dari tebing.

Pun di sisi lainnya menganga jurang Sungai Grindulu.

Tak pelah kondisi tersebut dikeluhkan masyarakat, terutama pengguna jalan yang biasa melintasi ruas di wilayah Kecamatan Arjosari dan Tegalombo ini.

‘’Coba lintasi jalur Pacitan-Ponorogo pada malam hari, tak ada lampu penerangan jalan yang menyala,’’ kata Agus Setiawan, salah seorang warga Kecamatan Arjosari, Senin (12/8).

Dia menilai kondisi ini sangat membahayakan pengguna jalan. Pun, beberapa kali memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Bahkan, ada yang korbannya sampai meninggal dunia.

Agus berharap ada perbaikan lampu PJU di jalur utama menuju Pacitan yang merupakan daerah wisata itu.

Terlebih saat musim penghujan, jarak pandang kendaraan jadi terbatas. Karena itu, keberadaan lampu PJU berpanel surya tersebut sagat dibutuhkan.

‘’Sebetulnya kerusakan PJU ini sudah lama, tetapi belum ada perbaikan dari pihak terkait,’’ keluhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pacitan Joko Putro Utomo tak mengelak adanya keluhan masyarakat soal matinya lampu PJU tersebut.

Namun, perbaikan PJU di sepanjang jalan di daerah berjuluk Bumi Kelahiran SBY tersebut menjadi kewenangan Dishub Provinsi Jawa Timur.

‘’Sudah kami laporkan ke Dishub Jatim di Madiun,’’ ujarnya.

Berdasarkan catatannya, dari 267 titik PJU di sepanjang jalur Pacitan-Ponorogo, 160 di antaranya tidak berfungsi. Joko menyebut, penyebab kerusakan bervariasi.

Mulai kebocoran panel surya, baterai drop hingga sebagian komponen hilang.

‘’Rata-rata karena baterai sudah melampaui umur pengunaan,’’ ungkapnya.

Keterbatasan anggaran menjadi dalih minimnya perbaikan.

Sementara Dishub Jatim tahun ini hanya mampu memperbaiki 15 unit saja. ‘’Kami sudah bekirim surat ke Dishub Jatim supaya tahun depan juga dianggarkan,’’ jelasnya. (hyo/sat)

Fakta Angka

Editor : Mizan Ahsani
#SBY #lampu #pacitan #wisata #jalan #PJU #ponorogo