Jawa Pos Radar Pacitan – SMKN 1 Sudimoro terus memperluas jejaring kerja sama dengan dunia usaha dan industri (DUDI), komunitas lokal, hingga pemerintah daerah.
Langkah ini terbukti meningkatkan mutu pendidikan dan membuka lebih banyak peluang bagi siswa.
Kepala SMKN 1 Sudimoro Indra Prastowo menyebut, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong kemajuan sekolah.
’’Kerja sama ini membantu program strategis sekolah dan membuka akses ke sumber daya, tim ahli, dan sarana yang dibutuhkan,’’ ujarnya.
Salah satu kolaborasi strategis dilakukan dengan PT PLN Nusantara Power UP dalam bidang energi baru terbarukan (EBT).
Selain itu, PLN juga memberi pelatihan kelistrikan, reward siswa berprestasi, serta mendukung pengembangan air RO dan program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).
Tak hanya dari sektor industri, kolaborasi juga dijalin dengan komunitas jurnalis, pegiat literasi, organisasi guru, dan Langen Tayub Sudimoro.
Di sisi lain, pengembangan sekolah sirkular dijalankan bersama UGM dan Pemkab Pacitan.
’’Inovasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Kami ingin pelayanan pendidikan semakin optimal dan berkontribusi nyata pada pembangunan daerah,’’ tegas Indra.
Indra mempresentasikan inovasinya dalam seminar internasional CAIIC di Universitas Gunung Jati Cirebon.
Dia juga meraih juara II Kepala Sekolah Inovatif se-Jatim di Jambore Nasional Hardiknas. Pengalamannya dibukukan dalam buku Merdeka Berkomitmen.
’’Kolaborasi bukan pelengkap, tapi fondasi masa depan pendidikan,’’ pungkasnya. (*)
Editor : Hengky Ristanto