Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Cegah Abrasi, Pemkab Pacitan Pasang Cerucuk Bambu di Pantai Pancer Door

Nur Cahyono • Selasa, 22 Juli 2025 | 14:00 WIB
Cerucuk bambu dipasang Pemkab Pacitan untuk menahan abrasi di kawasan wisata Pantai Pancer Door, Senin (21/7). NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Cerucuk bambu dipasang Pemkab Pacitan untuk menahan abrasi di kawasan wisata Pantai Pancer Door, Senin (21/7). NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Pemerintah Kabupaten Pacitan memasang ribuan cerucuk bambu di muara Sungai Grindulu, kawasan Pantai Pancer Door.

Langkah itu sebagai upaya menahan abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir selatan.

Dampak abrasi sudah merusak fasilitas umum, seperti toilet pengunjung, area parkir, hingga mengancam keberadaan musala.

Pegiat lingkungan Slamet Riyadi atau Cuboh Hambers mengapresiasi pemasangan cerucuk tersebut.

Namun, dia menilai upaya itu belum cukup jika tidak dibarengi normalisasi alur sungai.

“Upayanya bagus untuk menahan pasir agar terjadi sedimen. Tapi tidak diikuti pengerukan alur sungai,” katanya, Senin (21/7).

Menurutnya, sisi selatan muara Grindulu merupakan titik paling rawan abrasi.

Ia khawatir abrasi bergeser ke arah barat, seperti yang pernah terjadi meski sudah dilakukan pengurukan dengan batu.

“Dulu sudah diuruk pakai batu, tapi tetap hanyut,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan Turmudi menyebut pemasangan cerucuk bambu sebagai bentuk tanggul vertikal.

Bambu setinggi tiga meter dipancang ke pasir lunak lalu ditimbun tanah keras.

“Struktur ini berfungsi sebagai tembok laut. Teknologi ini pernah diterapkan di Australia,” ungkapnya.

Metode pemasangan menyerupai pengeboran sumur.

Bambu ditancapkan satu per satu hingga membentuk benteng alami.

“Harapannya abrasi tidak meluas,” tandasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #Sungai Grindulu #cerucuk bambu #abrasi pantai #Pemkab Pacitan #pancer door #Disparbudpora Pacitan #wisata pacitan #normalisasi sungai