Jawa Pos Radar Pacitan – Jatah bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS) di Pacitan turun tajam dalam tiga tahun terakhir. Semula ribuan unit, kini hanya ratusan.
Kepala Disperkimtan Pacitan Heru Tunggul Widodo menyebut, pada 2023 alokasi BSPS sebanyak 1.990 unit. Tahun berikutnya menurun menjadi 1.271 unit.
Tahun ini kembali anjlok, hanya 249 unit. “Bantuan tersebut rencananya akan disebar di enam kecamatan,” ujarnya, Kamis (28/8).
Meski kuota menurun, Heru berharap program tetap tepat sasaran, khususnya untuk masyarakat berpenghasilan rendah yang tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH).
Catatan disperkimtan menunjukkan masih ada 13 ribu RTLH di Pacitan.
Dia menduga penyusutan kuota berkaitan dengan program pusat pembangunan tiga juta rumah.
Tahun ini, pendataan difokuskan pada tiga aspek: ketersediaan lahan untuk MBR, pembaruan data RTLH, serta pendataan pembangunan rumah baru.
“Pendataan dijadwalkan berlangsung hingga akhir Desember 2025,” pungkasnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto