Jawa Pos Radar Pacitan – Polres Pacitan mencatat tren kriminalitas tahun ini menurun dibanding 2024.
Namun di balik data yang terlihat, kepolisian mengingatkan adanya fenomena gunung es.
Yakni perbedaan besar antara kasus yang dilaporkan dan yang tidak muncul ke permukaan.
Data Januari–Oktober menunjukkan terdapat 57 kasus kriminalitas.
Puncak kejadian terjadi pada Mei dengan 10 kasus.
Dominasi perkara berada pada pencurian biasa (curbis) sebanyak 10 kasus, disusul penggelapan dan pencurian dengan pemberatan (curat) masing-masing lima kasus.
“Pada 2024 tercatat 71 kasus. Tahun ini tren menurun,” ujar Kapolres Pacitan Ayub Diponegoro Azhar, Senin (17/11).
Meski demikian, kepolisian menilai banyak persoalan laten yang tidak dilaporkan masyarakat.
Yang tampak di permukaan hanya perkara seperti miras, pencurian, curanmor, curat, hingga perjudian.
Di bawah permukaan terdapat potensi masalah lain seperti perundungan, isu LGBT, hingga pelecehan seksual.
“Kemungkinan lebih besar, tetapi tidak banyak dilaporkan,” pungkas Ayub. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto