Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Serapan APBD Pacitan Baru 77 Persen, Kepala BKD Bilang Tidak Perlu Bingung

Nur Cahyono • Rabu, 3 Desember 2025 | 03:40 WIB
Kepala BKD Pacitan Deni Cahyantoro
Kepala BKD Pacitan Deni Cahyantoro

Jawa Pos Radar Pacitan – Baru sehari menjabat, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pacitan Deni Cahyantoro langsung menghadapi pekerjaan besar: serapan APBD 2025 yang masih rendah.

Hingga awal Desember, realisasi anggaran baru mencapai 77,24 persen, padahal waktu menuju penutupan tahun anggaran kurang dari satu bulan.

Meski begitu, Deni tampak tenang. Ia menegaskan bahwa serapan yang belum optimal bukan hal baru dalam siklus keuangan daerah.

“Tidak perlu bingung masalah realisasi. Yang penting target capaian. Kalau targetnya sudah tercapai, ya uang tidak perlu dihabiskan,” ujarnya, Selasa (2/12).

Dari total APBD Rp 1,746 triliun, baru sekitar Rp 1,348 triliun yang terealisasi.

Data Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) menunjukkan rendahnya serapan hampir di seluruh pos belanja, kecuali belanja pegawai.

Belanja barang dan jasa dari pagu Rp 499 miliar baru terserap Rp 293 miliar.

Belanja modal hanya Rp 46 miliar dari pagu Rp 154 miliar.

Belanja lain–seperti hibah, bansos, bagi hasil, dan bantuan keuangan–baru mencapai Rp 214 miliar dari pagu Rp 315 miliar.

Hanya belanja pegawai yang berada di jalur aman, dengan realisasi Rp 585 miliar dari pagu Rp 786 miliar.

Meski Deni meminta tidak panik, rendahnya belanja modal dapat berdampak pada progres pembangunan daerah.

Proyek fisik yang belum berjalan berpotensi memengaruhi pelayanan publik dan kualitas infrastruktur.

“Biasanya banyak pekerjaan konstruksi memulai progres di Desember. Jadi penyerapan akan bergerak menjelang akhir tahun,” imbuhnya. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#APBD Pacitan 2025 #pacitan #serapan anggaran Pacitan #serapan APBD rendah #BKD Pacitan #belanja modal Pacitan #Deni Cahyantoro #fiskal daerah Pacitan