Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Rawan Longsor, Jalur Pacitan–Ponorogo Disiagakan Alat Berat 24 Jam Jelang Nataru

Nur Cahyono • Jumat, 12 Desember 2025 | 14:30 WIB
Wheel loader disiagakan di jalur Pacitan–Ponorogo untuk mempercepat penanganan saat terjadi longsor pada momen Nataru. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Wheel loader disiagakan di jalur Pacitan–Ponorogo untuk mempercepat penanganan saat terjadi longsor pada momen Nataru. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Pacitan – Potensi longsor di jalur Pacitan–Ponorogo kembali menjadi perhatian serius memasuki musim penghujan.

Jalan provinsi yang kerap dilalui kendaraan antarkabupaten itu disebut berada dalam status rawan bencana, terutama saat curah hujan tinggi mengguyur wilayah selatan Jawa Timur.

Untuk mengantisipasi dampak longsor, UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Pacitan Dinas PU Bina Marga Jatim menyiagakan alat berat selama 24 jam.

“Kami siagakan dua wheel loader di jalur Pacitan–Ponorogo, satu unit lagi di Arjosari–Purwantoro,” ujar Kepala UPT PJJ Pacitan Budi Hari Santoso, kemarin (11/12).

Seiring prediksi meningkatnya mobilitas masyarakat pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), sejumlah titik rawan longsor mendapatkan perhatian ekstra.

Lokasi yang dinilai paling rentan meliputi tanjakan Tumpak Gandring, perbatasan Temon–Gondang, Desa Gedangan, Ngerco, jalur Pacitan–Ponorogo.

Selain titik tersebut, UPT PJJ juga melakukan pemantauan di beberapa titik rawan lain sepanjang ruas jalan provinsi.

“Harapannya mobilitas masyarakat selama Nataru dapat berlangsung aman dan lancar,” pungkas Budi. (hyo/den)

Editor : Hengky Ristanto
#pacitan #arus libur Nataru #Tumpak Gandring #jalur Pacitan Ponorogo #mitigasi bencana pacitan #rawan longsor Jatim #Nataru 2026 Jatim #UPT PJJ Pacitan #longsor pacitan