Jawa Pos Radar Pacitan – Langkah Persatuan Sepakbola Pacitan (Perspa) di Liga 4 Jawa Timur 2025 harus terhenti lebih awal.
Tim berjuluk Laskar Kanjeng Jimat itu dipastikan tersingkir setelah menelan tiga kekalahan beruntun di penyisihan Grup M tanpa satu pun poin.
Kekalahan pertama dialami Perspa saat menghadapi Persepon Ponorogo pada Kamis (11/12).
Bermain di Stadion Batoro Katong, Perspa harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor tipis 3-2.
Hasil negatif kembali diterima Perspa pada laga kedua, Sabtu (13/12).
Kali ini, Perspa takluk 1-0 dari Persinga Ngawi dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Kekalahan paling telak terjadi pada laga terakhir fase grup, Senin (15/12).
Menghadapi Persemag Magetan, Perspa tumbang dengan skor 4-0, sekaligus memastikan diri menjadi salah satu tim yang paling awal tersingkir dari Liga 4 Jatim musim ini.
Rentetan hasil buruk tersebut membuat Perspa gagal memenuhi target lolos dari fase grup.
Dari tiga pertandingan yang dijalani, Perspa hanya mampu mencetak dua gol dan kebobolan delapan gol.
Pelatih Perspa Pacitan Pratama Nahrowi menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pacitan atas hasil yang diraih timnya.
“Saya pribadi dan seluruh tim memohon maaf kepada masyarakat Pacitan, ini bukan hasil yang kami inginkan,” ujarnya. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto