Jawa Pos Radar Pacitan – Pemprov Jatim turun tangan mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Pacitan.
Pasalnya, hampir separuh dari total jalan kabupaten di daerah tersebut dilaporkan dalam kondisi tidak layak.
Dari total panjang jalan kabupaten mencapai 1.374 kilometer, sekitar 49 persen atau setara 673 kilometer berstatus rusak.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemprov Jatim menyalurkan bantuan material berupa 500 drum aspal ke Pacitan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, kemarin (22/12), dan selanjutnya akan didistribusikan ke desa-desa yang membutuhkan.
Program ini dirancang dengan skema gotong royong antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan desa.
“Desa harus menyiapkan batu, pasir, koral, alat berat, serta biaya operasional kendaraan berat. Aspalnya disediakan dari provinsi,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pacitan Suparlan.
Menurut Suparlan, skema tersebut bertujuan mendorong keterlibatan masyarakat desa dalam proses perbaikan jalan.
Dengan begitu, warga diharapkan memiliki rasa tanggung jawab untuk ikut menjaga dan merawat infrastruktur yang telah diperbaiki.
Pengajuan bantuan dilakukan oleh pemerintah desa melalui surat permohonan kepada bupati.
Surat tersebut harus dilengkapi dengan dokumentasi kondisi jalan yang rusak.
Selain itu, ruas jalan yang diusulkan wajib berstatus sebagai jalan kabupaten dan berada di wilayah desa pengusul.
“Jalan yang diusulkan juga harus merupakan jalan kabupaten yang melintasi desa tersebut,” terangnya.
Setelah pengajuan diterima, dinas terkait akan melakukan verifikasi administrasi dan pengecekan lapangan.
Dari perhitungan teknis DPUPR, 500 drum aspal tersebut diperkirakan mampu merehabilitasi sekitar 7,5 kilometer jalan kabupaten dengan lebar aspal tiga meter.
“Diharapkan bantuan ini dapat mempercepat perbaikan jalan dan meningkatkan kualitas infrastruktur di Pacitan,” tandas Suparlan. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto