Jawa Pos Radar Madiun – Aktivitas seismik Sesar Grindulu dilaporkan menjadi pemicu gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang mengguncang Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Selasa (27/1) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 08.20 WIB ini dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di sejumlah wilayah Pacitan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Yagus Triarso, mengonfirmasi penyebab fenomena alam tersebut.
Berdasarkan laporan awal yang diterima pihaknya, guncangan ini dikategorikan sebagai gempa darat.
Baca Juga: Pusat Gempa Pacitan Pagi Ini Ada di Perbatasan Tegalombo-Ponorogo, BPBD Sampaikan Update Terbaru
“Gempa tersebut merupakan gempa darat yang dipicu oleh aktivitas Sesar Grindulu,” ujar Yagus.
Titik Pusat di Tulakan
Yagus menjelaskan detail lokasi episenter gempa. Pusat guncangan terdeteksi berada pada koordinat 8,14 Lintang Selatan dan 111,33 Bujur Timur dengan kedalaman 105 kilometer.
Secara administratif, titik tersebut berada di wilayah Desa Wonosidi, Kecamatan Tulakan.
Baca Juga: Daftar Lengkap 37 Titik Gempa Hari Ini Selasa 27 Januari 2026, Pacitan Terpantau Paling Kuat
Terkait dampak yang ditimbulkan, BPBD Pacitan menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada laporan masuk mengenai kerusakan infrastruktur maupun korban jiwa.
Meski demikian, tim BPBD terus bergerak melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan jaringan relawan serta aparat desa untuk memantau kondisi riil di lapangan.
Masyarakat diimbau untuk tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan. Yagus meminta warga untuk selektif dalam menerima informasi dan segera melapor jika menemukan dampak kerusakan.
“Jika terjadi gempa susulan atau masyarakat menemukan dampak kerusakan, segera laporkan ke BPBD atau aparat setempat,” pungkasnya. (hyo/naz)
Editor : Mizan Ahsani