Jawa Pos Radar Madiun – Hingga 33 tahun berdiri, RSUD dr Darsono Pacitan masih tak punya Magnetic Resonance Imaging (MRI).
Pasien dengan penyakit tertentu harus dirujuk ke luar daerah.
Direktur RSUD dr Darsono Pacitan Johan Tri Putranto mengatakan, MRI sangat dibutuhkan.
Terutama, untuk layanan urologi.
“Banyak dibutuhkan. Selama ini pasien-pasien urologi, seperti batu ginjal dan penyakit sejenis, harus dirujuk ke Jogja atau Solo,” ungkapnya, Rabu (28/1).
Namun, pengadaan MRI terkendala anggaran. Karena, harga alat medis tersebut relatif mahal.
Itu belum menghitung kebutuhan sarana dan sumber daya manusia (SDM) sebagai pendukung.
“MRI memang belum ada. Nilainya bisa sampai puluhan miliar,” pungkasnya. (hyo/den)
Editor : Mizan Ahsani