Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Hasil Lab Ungkap Biang Diare Massal Sudimoro Pacitan, E coli Ditemukan pada Air Perpipaan dan Sumur Warga

Nur Cahyono • Jumat, 30 Januari 2026 | 11:55 WIB
BEROBAT: Salah seorang korban diare massal Sudimoro dirawat. Dinkes Pacitan klaim semua pasien sudah sembuh.
BEROBAT: Salah seorang korban diare massal Sudimoro dirawat. Dinkes Pacitan klaim semua pasien sudah sembuh.

Jawa Pos Radar Madiun – Dugaan penyebab diare massal yang terjadi di Kecamatan Sudimoro, Kabupaten Pacitan, mulai terungkap.

Hasil sementara uji laboratorium terhadap sejumlah sampel air menunjukkan adanya indikasi pencemaran lingkungan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pacitan, Daru Mustikoaji, menyampaikan bahwa dari pemeriksaan laboratorium ditemukan bakteri Escherichia coli (E coli) pada beberapa sampel air yang diuji.

“Mikroorganisme lain negatif, tapi E. coli-nya ada yang positif,” ujar Daru, Kamis (29/1).

Menurutnya, bakteri E. coli lazim ditemukan di usus manusia maupun hewan. Keberadaan bakteri tersebut di sumber air umumnya menjadi indikator terjadinya pencemaran lingkungan.

“Perlu ditelusuri lebih lanjut sumber pencemarannya. Saat ini masih kami dalami,” ungkap Daru.

Dinkes Pacitan mencatat, bakteri E. coli ditemukan pada beberapa sumber air yang digunakan warga, baik air yang disalurkan melalui jaringan perpipaan maupun sumber air tanah seperti sumur.

Namun, Daru menegaskan tidak semua sampel air menunjukkan hasil positif.

“Tidak seluruh sampel air terkontaminasi,” jelasnya.

Terkait dampak kesehatan, Daru memastikan seluruh pasien yang sempat menjalani perawatan medis telah dinyatakan sembuh.

Total 42 pasien yang mendapatkan penanganan langsung akibat diare massal tersebut.

Ia juga meluruskan data awal yang sempat menyebutkan ratusan warga terdampak.

Menurutnya, angka tersebut merupakan laporan keluhan awal, bukan seluruhnya kasus diare yang terkonfirmasi secara medis.

“Kemarin yang dilaporkan 300 sekian itu keluhan, bukan semuanya diare. Ada yang mual dan keluhan lain. Semua kami tampung sebagai langkah antisipasi jika terjadi wabah, sesuai prinsip epidemiologi,” terangnya. (hyo/den)

Editor : Andi Chorniawan
#pacitan #dinkes #bakteri #hasil lab #e coli #diare