Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Terungkap! Uji Lab Pastikan Keracunan Massal MBG di Pacitan Akibat Bakteri

Nur Cahyono • Jumat, 17 April 2026 | 11:42 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Daru Mustikoaji menjelaksan penyebab siswa terdampak keracunan makanan dari program SPPG. FOTO: NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Daru Mustikoaji menjelaksan penyebab siswa terdampak keracunan makanan dari program SPPG. FOTO: NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

PACITAN – Penyebab keracunan massal yang menimpa ratusan siswa di Kecamatan Tegalombo akhirnya terungkap.

Hasil uji laboratorium memastikan sumbernya berasal dari makanan yang diproduksi SPPG Kebondalem.

Kepala Dinas Kesehatan Pacitan Daru Mustikoaji menyebut, kontaminasi bakteri ditemukan pada sejumlah sampel yang diperiksa.

“Ditemukan bakteri pada sampel makanan dan air bersih,” ujarnya, Jumat (17/4).

Pemeriksaan dilakukan terhadap berbagai sampel, mulai makanan, air, hingga feses pasien di beberapa laboratorium.

Hasilnya menunjukkan bahwa penyebab keracunan adalah bakteri, bukan virus maupun jamur. “Bukan virus atau jamur,” tegasnya.

Menu yang terindikasi terkontaminasi antara lain sayur sawi, edamame, dan mi sayuran. Makanan tersebut diproduksi dalam rentang 8 hingga 10 April.

Seluruh siswa yang mengalami gejala diketahui mengonsumsi menu yang sama.

Gejala yang muncul meliputi mual, muntah, hingga diare.

Data sementara mencatat sebanyak 158 siswa terdampak dalam kejadian ini.

Mayoritas korban sudah membaik, meski dua siswa masih menjalani perawatan medis.

Dinkes Pacitan telah melaporkan hasil temuan tersebut kepada satuan tugas untuk diteruskan ke Badan Gizi Nasional (BGN).

Langkah evaluasi terhadap operasional SPPG Kebondalem juga akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
#keracunan siswa pacitan #sppg kebondalem #makanan terkontaminasi #dinkes pacitan #Keracunan Massal