Jawa Pos Radar Pacitan – Permintaan turun status kesejahteraan mencuat di Pacitan.
Ribuan warga mengajukan perubahan desil dalam data terpadu sosial ekonomi nasional (DTSEN).
Dinas Sosial (Dinsos) Pacitan mencatat, sebanyak 1.824 warga mengajukan perubahan melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG).
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Pacitan Agung Mukti Wibowo mengatakan, mayoritas pengajuan justru mengarah pada penurunan desil.
“Rata-rata yang mengajukan ingin turun desil,” ujarnya, Jumat (1/5).
Desil menjadi indikator tingkat kesejahteraan. Semakin tinggi angka desil, kondisi ekonomi dinilai semakin baik.
Perubahan data tersebut diduga berkaitan dengan peluang memperoleh bantuan sosial (bansos).
Agung menegaskan, setiap pengajuan harus melalui proses verifikasi ketat.
Warga wajib melengkapi persyaratan, termasuk pengisian formulir sebagai dasar validasi data.
Pengajuan perubahan desil didominasi kelompok desil I hingga V.
Dinsos memastikan seluruh permohonan akan diverifikasi sebelum ditetapkan dalam basis data resmi. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto