Jawa Pos Radar Pacitan – Lokasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang berdiri berdekatan ternyata juga ditemukan di Kabupaten Pacitan.
Salah satunya berada di Desa Ponggok dan Desa Sambong, Kecamatan Pacitan, yang hanya terpisah jarak sekitar 100 hingga 200 meter.
Kondisi tersebut sempat memunculkan pertanyaan mengenai potensi persaingan usaha antarkoperasi yang berada dalam radius sangat dekat.
Pasiter Kodim 0801/Pacitan Kapten Arm Toni Siswanto menjelaskan, pada awal pelaksanaan program memang terdapat ketentuan mengenai jarak minimal antar-KDMP.
Namun, dalam praktiknya penentuan lokasi juga harus menyesuaikan ketersediaan tanah kas desa (TKD) yang dimiliki masing-masing pemerintah desa.
“Kalau dulu memang ada ketentuan minimal sekitar 250 meter. Tapi karena tanah kas desa yang tersedia adanya di lokasi itu, sehingga desa mengusulkan pembangunan di sana,” ujarnya, Selasa (16/6).
Menurut Toni, sebelum pembangunan dimulai telah dilakukan pengukuran lokasi oleh Babinsa bersama pemerintah desa.
Saat itu, jarak kedua KDMP masih tercatat lebih dari 200 meter.
“Waktu pertama kali pendirian sudah diukur. Hasilnya lebih dari 200 meter,” katanya.
Meski berdiri berdekatan, Toni menilai keberadaan KDMP Ponggok dan Sambong tidak akan memicu persaingan usaha yang merugikan.
Sebab, masing-masing koperasi memiliki basis anggota dan penerima manfaat yang berbeda sesuai wilayah administrasi desa masing-masing.
“Penerima manfaatnya kan masing-masing desa. Anggota koperasi Desa Sambong ya warga Sambong, begitu juga Ponggok. Jadi tidak saling berebut pasar,” jelasnya.
Dia menambahkan, hasil usaha koperasi nantinya akan kembali kepada anggota dalam bentuk sisa hasil usaha (SHU) maupun program pemberdayaan ekonomi lainnya.
Dengan demikian, manfaat ekonomi yang diperoleh tetap berputar di lingkungan desa asal koperasi.
“Tidak mungkin hasil koperasi Ponggok diberikan ke Sambong, karena bukan anggota koperasinya. Begitu juga sebaliknya,” ujarnya.
Sementara itu, progres pembangunan KDMP di Kabupaten Pacitan terus menunjukkan perkembangan positif.
Dari total 167 desa dan kelurahan yang menjadi sasaran program, sebanyak 91 unit dilaporkan telah selesai dibangun.
KDMP Desa Ponggok dan Desa Sambong termasuk dalam daftar koperasi yang telah rampung pengerjaannya dan siap menjalankan aktivitas pelayanan kepada masyarakat.
“Sudah selesai dan masuk dalam data yang telah tuntas,” pungkas Toni. (hyo/den)
Editor : Hengky Ristanto