Jawa Pos Radar Madiun – SMKN 1 Donorojo meningkatkan kualitas pendidikan melalui strategi tata kelola sekolah yang berfokus pada pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kepedulian lingkungan.
Berbagai program digulirkan secara terpadu demi mewujudkan ekosistem belajar yang kondusif.
‘’Penguatan karakter adalah prioritas utama,’’ kata Kepala SMKN 1 Donorojo Achmad Syaifudin.
Penguatan karakter diwujudkan lewat rutinitas apel pagi dan siang guna menanamkan tanggung jawab dan budaya tertib pada siswa.
Sekolah menerapkan sistem absensi digital berbasis fingerprint yang akurat untuk meningkatkan kedisplinan.
Guna menekan angka ketidakhadiran dan mencegah siswa bolos, SMKN 1 Donorojo menggandeng berbagai pihak untuk menjalankan program Operasi Cendekia.
‘’Kami berupaya membangun budaya disiplin yang kuat sekaligus memastikan peserta didik mendapat pendampingan yang optimal,’’ ujarnya.
SMKN 1 Donorojo juga mengusung konsep green school melalui kampanye zero plastic.
Seluruh siswa dibiasakan membawa tumbler dengan dukungan fasilitas water refill station di area sekolah.
Konsumsi makanan dari luar pun diarahkan menggunakan kemasan kertas demi meminimalkan limbah plastik sekali pakai.
Langkah strategis lainnya pembatasan gawai saat jam belajar.
Sekolah memfasilitasi loker penyimpanan gawai di ruang bimbingan dan konseling (BK).
Smartphone hanya diizinkan untuk mata pelajaran yang memang membutuhkan dukungan teknologi.
‘’Kebijakan ini efektif mendorong siswa untuk lebih aktif bersosialisasi dan berkolaborasi secara langsung dengan teman-temannya,’’ klaim Achmad.
Melalui serangkaian inovasi tata kelola tersebut, SMKN 1 Donorojo optimistis mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang unggul, berkarakter, berwawasan lingkungan, dan tangguh menghadapi tantangan masa depan. (uci/cor/*)
Editor : Tim Magang Radar Madiun