Jawa Pos Radar Pacitan – DPRD Pacitan mendesak pemerintah kabupaten segera menggelar seleksi terbuka (selter) untuk mengisi sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang masih kosong.
Kekosongan jabatan dinilai berpotensi mengganggu efektivitas roda pemerintahan, terutama menjelang pembahasan APBD Perubahan.
Sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab Pacitan hingga kini masih dijabat pelaksana tugas (Plt).
Di antaranya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida), Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora), serta Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil).
Jabatan Kepala Bapperida menjadi kosong setelah pejabat sebelumnya, Heru Sukresno, memasuki masa purnatugas pada Juli 2026.
Sementara itu, posisi Asisten Administrasi Umum saat ini masih dirangkap oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Deni Cahyantoro.
Ketua Komisi I DPRD Pacitan Rakhman Wijayanto menilai, kekosongan jabatan tidak boleh berlangsung terlalu lama karena dapat menghambat jalannya pemerintahan.
"Kami mendorong agar di OPD tidak terjadi kekosongan jabatan sehingga roda pemerintahan bisa berjalan lancar," ujarnya, Kamis (9/7).
Menurut Rakhman, proses seleksi terbuka pengisian JPTP harus dilakukan secara objektif melalui uji kompetensi dan uji kepatutan agar pejabat yang terpilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi.
"Kami berharap kekosongan sejumlah jabatan kepala OPD itu segera diisi (pejabat definitif). Namun, harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuannya," tuturnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto