Jawa Pos Radar Pacitan – Keluhan warga terkait jalan lingkungan rusak mulai mendapat penanganan.
Pemerintah Kabupaten Pacitan mengalokasikan anggaran sekitar Rp29 miliar untuk menggarap 292 paket pembangunan infrastruktur permukiman tahun ini.
Sejumlah paket pekerjaan telah menyelesaikan proses lelang dan segera memasuki tahap pengerjaan fisik.
Perbaikan tersebut menyasar akses lingkungan yang menjadi jalur utama aktivitas masyarakat.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Pacitan Heru Tunggul Widodo mengatakan, pekerjaan dilakukan secara bertahap menyesuaikan proses administrasi dan kesiapan masing-masing paket.
"Minggu depan paket-paket yang sudah ada pemenangnya langsung bisa dimulai," ujar Heru, Selasa (14/7).
Menurut Heru, mayoritas anggaran pembangunan diarahkan untuk memperbaiki jalan lingkungan yang selama ini digunakan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memperlancar mobilitas masyarakat serta mendukung pergerakan ekonomi di kawasan permukiman.
Ratusan paket pekerjaan itu mencakup berbagai jenis pembangunan. Mulai dari pengaspalan lapen, rabat beton, pavingisasi, pembangunan talud, hingga perbaikan saluran drainase.
Pemkab Pacitan berharap pembangunan infrastruktur lingkungan dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
Jalan yang lebih layak diyakini mampu mendukung aktivitas sosial maupun ekonomi warga.
"Harapannya infrastruktur permukiman semakin baik dan mampu mendukung aktivitas ekonomi masyarakat," tandas Heru. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto