Jawa Pos Radar Madiun – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Pacitan dipastikan mundur.
Kegiatan yang semula dijadwalkan berlangsung Jumat (31/7) ditunda hingga 15 Agustus karena pembangunan sarana dan prasarana sekolah di Kelurahan Sidoharjo belum selesai.
Keputusan tersebut diambil setelah Pemkab Pacitan mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Kementerian Sosial (Kemensos) pada Rabu (29/7).
Hasil evaluasi menunjukkan sejumlah fasilitas sekolah belum siap digunakan sehingga dinilai belum memenuhi aspek keamanan dan kenyamanan bagi peserta didik.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pacitan Heri Setijono mengatakan, masih ada beberapa fasilitas yang belum dapat difungsikan secara optimal.
"Masih ada beberapa sarana prasarana yang belum siap digunakan secara optimal," ujarnya, Minggu (2/8).
Meski MPLS ditunda, pembekalan bagi calon siswa dan orang tua tetap dilaksanakan sesuai jadwal melalui pertemuan daring.
Peserta mengikuti pengarahan dari kantor kecamatan masing-masing yang terhubung secara virtual dengan Sekretaris Daerah.
Menurut Heri, langkah tersebut ditempuh agar proses pengenalan sekolah tetap berjalan tanpa mengesampingkan faktor keselamatan.
"Demi keselamatan dan kenyamanan peserta didik, pelaksanaan MPLS ditunda," tegasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto