Jawa Pos Radar Madiun – Bursa cakades Pacitan 2026 kembali bergeliat. Pendaftaran bakal calon kepala desa (bacakades) tahap kedua dibuka mulai 20 Agustus hingga 10 September mendatang.
Tahapan lanjutan tersebut menyasar desa yang sebelumnya nihil pendaftar atau baru memiliki satu bakal calon.
Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pacitan Sigit Dani Yulianto mengatakan, pendaftaran cakades Pacitan tahap kedua berlangsung selama 20 hari.
’’Dibuka selama 20 hari,’’ ujarnya, Sabtu (22/8).
Perkembangan cukup signifikan terjadi di Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung.
Setelah tidak mendapatkan satu pun pelamar pada tahap pertama, kini sudah terdapat dua bacakades Ketro yang mendaftarkan diri.
Keduanya adalah Iswiyati dan Panca Ribut Diharto. Mereka tercatat sama-sama berdomisili di RT 02/RW 01, Dusun Krajan, Desa Ketro.
Masuknya dua nama tersebut membuat bursa pencalonan di Ketro mulai terisi. Namun, kondisi berbeda masih terjadi di Desa Menadi.
Hingga perkembangan terakhir, belum ada informasi mengenai bakal calon yang mendaftar.
’’Sementara belum dapat info,’’ kata Sigit.
Pada pendaftaran tahap pertama Pilkades Pacitan 2026, sejumlah desa tercatat minim peminat.
Di antaranya Desa Sugihwaras, Kecamatan Pringkuku; Tambakrejo, Kecamatan Pacitan; Ketro, Kecamatan Kebonagung; serta Wonoanti, Kecamatan Tulakan.
DPMD Pacitan masih memberikan kesempatan bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti proses pencalonan pada tahap kedua.
Sigit menjelaskan, pendaftaran bakal calon kepala desa dimungkinkan berlangsung hingga tiga tahap.
Tahap ketiga akan dibuka apabila setelah penutupan dan verifikasi tahap kedua masih terdapat desa yang nihil pendaftar atau hanya memiliki satu calon.
’’Kami masih menunggu hasil verifikasi dan penutupan tahap dua. Kalau tetap belum ada calon, dibuka tahap tiga,’’ pungkasnya. (hyo/her)
Editor : Hengky Ristanto