Tiga Domba di Pacitan Mati Misterius, Polisi Duga Diserang Anjing Liar

Nur Cahyono • Dipublikasikan Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:20 WIB
HEWAN TERNAK: Kematian tiga domba milik warga Desa Bogoharjo, Ngadirojo, dengan luka di sejumlah bagian tubuh tengah diselidiki polisi. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN
HEWAN TERNAK: Kematian tiga domba milik warga Desa Bogoharjo, Ngadirojo, dengan luka di sejumlah bagian tubuh tengah diselidiki polisi. NUR CAHYONO/RADAR PACITAN

Jawa Pos Radar Madiun – Domba mati misterius di Pacitan menggegerkan warga Dusun Jayan, Desa Bogoharjo, Kecamatan Ngadirojo.

Tiga domba milik Jemangat ditemukan mati dengan luka di sejumlah bagian tubuh, Selasa (25/8) pagi.

Seekor domba lainnya sempat ditemukan masih hidup dalam kondisi lemas.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.00 ketika empat ternak ditemukan sudah berada di luar kandang.

Padahal, sebelumnya terdapat 10 domba dan seekor kambing di kandang milik warga RT 08/RW 04 tersebut.

Kapolsek Ngadirojo AKP Andreas Hekso Soepriyo mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga pemilik, dua dari tiga domba yang ditemukan mati mengalami luka pada bagian alat vital dan perut.

Sedangkan, seekor lainnya mati setelah sebelumnya ditemukan dalam kondisi lemas.

’’Di kandang tersebut sebelumnya terdapat 10 ekor domba dan satu ekor kambing,’’ kata Andreas, kemarin (26/8).

Hasil penyelidikan awal mengarah pada dugaan serangan anjing liar. Beberapa hari sebelum kejadian, warga sempat melihat sejumlah anjing berkeliaran di sekitar kandang ternak.

’’Di Dusun Jayan maupun seluruh Desa Bogoharjo tidak ada warga yang memelihara anjing,’’ ungkapnya.

Dugaan tersebut turut diperkuat kondisi luka yang ditemukan pada tubuh ternak.

Meski demikian, polisi masih melakukan penyelidikan dan mendasarkan dugaan sementara pada temuan awal serta keterangan warga.

Andreas meminta masyarakat tidak buru-buru mengaitkan kematian ternak di Ngadirojo tersebut dengan hal berbau mistis atau supranatural sebelum penyebab sebenarnya diketahui.

Warga juga diminta meningkatkan pengamanan kandang. Terutama pada malam hingga dini hari untuk mengantisipasi kejadian serupa.

’’Kami memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mengaitkan kejadian tersebut dengan hal supranatural sebelum mengetahui fakta sebenarnya. Warga juga diminta lebih waspada menjaga hewan ternak,’’ pungkasnya. (hyo/her)

Editor : Hengky Ristanto
domba mati misterius kematian ternak kapolsek ngadirojo pacitan