‘’Kami ada PR (pekerjaan rumah, Red) melakukan perekaman sekitar 9 ribu pemilih pemula tahun ini,’’ kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Madiun Sigit Budiarto, Rabu (1/2).
Dia menyebutkan, untuk keperluan pencoblosan, hingga mendekati pemilu serentak mendatang sebanyak 14 ribu warga usia 17 tahun membutuhkan perekaman e-KTP. Sementara, data dispendukcapil saat ini ada sekitar 11 ribu pemilih pemula Pemilu 2024.
Sejumlah upaya, lanjut Sigit, telah dijalankan sejak awal tahun ini. Salah satunya dengan melakukan pendataan ulang yang hasilnya diberikan ke petugas registrasi untuk diverifikasi dan divalidasi. ‘’Setelah data valid, akan ada perekaman masal di 15 kecamatan. Saat ini prosesnya terus kami kebut,’’ ungkapnya.
Upaya jemput bola lainnya juga dilakukan dengan menggandeng perguruan tinggi, sekolah, madrasah, dan pondok pesantren untuk perekaman e-KTP. Tidak hanya itu, pihaknya juga berencana menambah armada pelayanan mobile dengan mobil keliling.
Rencananya, armada tambahan itu kelak dioperasikan pada hari-hari libur di sejumlah lokasi strategis yang mudah diakses masyarakat. ‘’Stok blangko saat ini ada 10 ribu keeping, termasuk reguler dan cadangan bagi pemilih pemula,’’ ujar Sigit. (mg3/isd) Editor : Hengky Ristanto