PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun - Hasil akhir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 2023/2024 di Pacitan kurang memuaskan. Dari delapan lembaga pendidikan, hanya dua yang pagu siswanya terisi penuh. Sedangkan enam lainnya tidak mampu memenuhi kuota kursi yang disediakan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jatim Wilayah Pacitan Indiyah Nurhayati menyebut ada ratusan kursi SMAN kosong tahun ajaran ini. Kursi-kursi tanpa penghuni di beberapa SMAN tersebut akan diperuntukkan peserta didik pindahan atau mutasi dari luar daerah. ‘’Saya berpesan sekolah negeri dan swasta tidak berebut siswa,’’ katanya kemarin (5/7).
Menurut dia, bangku kosong tersebut paling banyak dari jalur zonasi dan nilai akademik. Selain itu juga perpindahan tugas orang tua. Dengan berakhirnya PPDB 2023/2024 SMAN otomatis sudah tidak ada lagi penerimaan siswa baru. ‘’Tidak ada masa tambahan pendaftaran,’’ sambungnya.
Pada PPDB SMAN di Pacitan kali ini, pagu yang tersedia 1.664 siswa. Terdiri dari 52 rombongan belajar (rombel), masing-masing rombel 32 peserta didik. Sementara total yang diterima dalam PPDB tahun ini 1.244 siswa. Sehingga, minus 420 murid dari pagu. ‘’Ya seadanya saja, kalau off ya off,’’ ujarnya.
Sejumlah faktor disebut sebagai biang ratusan bangku SMAN tak bertuan. Antara lain dipengaruhi jumlah lulusan dari SMP/MTs yang berkurang. Pun, minat siswa untuk sekolah di SMA lebih rendah dibanding dengan di SMK. ‘’Selain itu juga memilih ke sekolah swasta,’’ ungkapnya.
Indyah menegaskan, lembaga pendidikan yang kuotanya tidak terisi penuh akan dievaluasi. Khususnya, dalam menentukan kuota calon peserta didik pada PPDB tahun berikutnya. ‘’Akan kami evaluasi, perlu inovasi untuk meningkatkan minat siswa sekolah ke SMA,’’ pungkasnya. (hyo/sat)
FAKTA ANGKA
- 664 total pagu 8 SMAN
- 244 total siswa diterima
- 422 kursi SMAN kosong
PAGU TERPENUHI
- SMAN 1 Pacitan
- SMAN 1 Ngadirojo
PAGU TIDAK TERPENUHI
- SMAN Punung
- SMAN 2 Pacitan
- SMAN 2 Ngadirojo
- SMAN Tulakan
- SMAN Nawangan
- SMAN Tegalombo