Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Miris, Jari Cantika Nyaris Putus Gegara Tertusuk dan Terjepit Besi Ikat Pinggang

Budhi Prasetya • Rabu, 23 Agustus 2023 | 15:00 WIB

SAKITNYA MINTA AMPUN: Petugas damkar dan tim medis berjuang melepas besi ikat pinggang yang menancap di jari tengah gadis 10 tahun kemarin. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
SAKITNYA MINTA AMPUN: Petugas damkar dan tim medis berjuang melepas besi ikat pinggang yang menancap di jari tengah gadis 10 tahun kemarin. (ASEP SYAEFUL BACHRI/JAWA POS RADAR NGAWI)
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Rasa sakit tak tertahankan dirasakan Aisyah Azzahwa Cantika, warga Dusun Centong, Desa/Kecamatan Gerih. Dengan terisak, bocah berumur 10 tahun itu dibawa ayah dan ibunya mendatangi Pos Induk Pemadam Kebakaran Ngawi, sekitar pukul 20.00 WIB, Senin (21/8) malam.

Pasalnya, jari tengah tangan kiri Cantika tertusuk besi ikat pinggang. Saat tiba di pos induk damkar, jemarinya itu sudah bengkak dan robek.

Lukanya parah lantaran siswi kelas lima SDN 05 Gerih itu mencoba melepas sendiri ikat pinggang yang tertancap. Cantika sebelumnya juga tak memberi tahu orang tuanya soal insiden yang dialaminya itu.

"Saat dia cerita kondisinya, sudah parah," kata Suratni, 47, yang merupakan ibu dari Cantika.

Suratni menceritakan bahwa jari putri ketiganya itu terjepit ikat pinggang saat main di rumah sepulang sekolah.

Saat kejadian, dia masih bekerja di Maospati dan baru pulang ssekitar pukul 18.00 WIB. Sementara Cantika di rumah bersama Suwito, 53, ayahnya.

"Saat saya pulang dia cerita kalau tangannya terjepit," terangnya.

Suratni lalu membawa anaknya tersebut ke bidan setempat. Lantaran bidan tak bisa menangani, akhirnya dibawa ke petugas pemadam kebakaran untuk dievakuasi.

"Anaknya tidak berani cerita, jadi kondisinya parah," terangnya.

Komandan Regu II Damkar Ngawi Lilik Kukuh mengatakan bahwa pihaknya melakukan observasi terlebih dahulu sebelum memotong besi ikat pinggang.

Melihat ikat pinggang yang menjepit jari tengah tangan kiri Cantika sudah merobek kulit, proses pemotongan besi baru dapat dilakukan setelah ada penanganan dari tim medis.

Alhasil, damkar membawa Cantika ke RSUD dr Soeroto. Supaya bocah malang itu mendapat obat bius guna meredam nyeri. Pasalnya, dari hasil asesmen, jemari Cantika nyaris putus akibat luka yang dia derita.

"Kami kesulitan karena ikat pinggang sudah menancap hingga menembus tulang," terangnya.

Besi ikat pinggang tersebut baru lepas setelah proses pemotongan sekitar 90 menit. Setelah berhasil dilepas, pihaknya menyerahkan penanganan medis Cantika ke pihak rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut.

"Karena kulit robek bahkan menembus tulang, maka perlu dilakukan tindakan medis lebih lanjut," ujarnya. (sae/naz)

Editor : Budhi Prasetya
#cantika #Damkar Ngawi #ngawi #ikat pinggang #rsud dr soeroto