Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pengantin Pria di Palembang Dibacok dan Diancam Tembakan Jelang Akad Nikah

Ockta Prana Lagawira • Senin, 12 Mei 2025 | 06:19 WIB
Seorang pengantin pria di Palembang dibacok jelang akad nikah.
Seorang pengantin pria di Palembang dibacok jelang akad nikah.

PALEMBANG, Jawa Pos Radar Madiun – Peristiwa berdarah terjadi di Jalan Panca Usaha, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (11/5).

Seorang pengantin pria bernama Ahmad Anda (31) nyaris kehilangan nyawa setelah dibacok dan diancam ditembak oleh sekelompok pria tak dikenal, hanya beberapa menit sebelum prosesi akad nikahnya dimulai.

Kejadian ini sontak menghebohkan para tamu undangan dan keluarga besar yang telah berkumpul di lokasi akad dan resepsi pernikahan Ahmad dengan calon istrinya, Parida.

Menurut informasi yang dihimpun, Ahmad bersama keluarganya tiba di lokasi pernikahan dengan mobil. Begitu turun, empat pria bersenjata tajam dan senjata api—salah satunya diketahui bernama Ian alias Jono—langsung menyerang tanpa peringatan.

Suasana pun berubah mencekam. Teriakan histeris menggema dan para tamu panik menyelamatkan diri.

Ahmad tidak sempat memberikan perlawanan dan menderita luka serius di kepala, tangan, dan kaki akibat sabetan parang.

Ia kemudian dilarikan ke RSUD Bari Palembang dan saat ini masih dalam perawatan intensif.

Ibu korban, Ningcik, mengaku sangat terpukul dan belum mengetahui motif penyerangan tersebut.

"Kami kaget, kami tidak tahu siapa pelakunya dan apa motifnya. Begitu turun, kami langsung diserang," ujarnya sambil menangis kepada wartawan.

Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Palembang membenarkan insiden tersebut dan saat ini sedang menyelidiki motif pasti di balik penyerangan.

"Sementara ini motifnya diduga karena dendam lama. Kami akan ungkap seterang-terangnya setelah pelaku tertangkap," kata Kapolsek Seberang Ulu I, AKP Herri.

Dalam kondisi terluka parah, Ahmad masih sempat memberikan keterangan kepada media.

Ia menyebut pelaku berjumlah lima orang, tiga menggunakan parang, satu menodong pistol.

"Yang megang pistol saya kenal, namanya Ian. Kami pernah ribut dulu, dia nuduh saya cepu polisi dan saya tusuk dia," jelasnya.

Ahmad menduga insiden berdarah ini adalah aksi balas dendam lama yang sengaja dilakukan di hari pernikahannya.

"Saya lari ke rumah warga sambil bersimbah darah. Awalnya dikira saya dikejar polisi karena ada suara tembakan," tuturnya.

Pernikahan Ahmad dan Parida harus dibatalkan karena kondisi korban yang kritis.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang identitasnya sudah mulai terkuak. (ota)

Editor : Ockta Prana Lagawira
#dibacok #Polsek Seberang Ulu I Palembang #pengantin pria #palembang #dendam lama #akad nikah