Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo mengungkapkan, ada sepuluh formasi PPPK nakes yang tidak terisi tahun ini. Yakni formasi terampil pranata laboratorium kesehatan dengan 16 kuota yang disediakan hanya terisi 12 formasi.
Kemudian, formasi ali pertama tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, dari 14 kuota hanya terisi 10 formasi. Lalu, satu formasi ahli pertama bidan nihil pendaftar. Serta formasi ahli pertama dokter, dari empat kuota hanya terisi tiga formasi. ‘’Proses selanjutnya pengisian daftar riwayat hidup,’’ kata Andi.
Andi mengungkapkan, seleksi PPPK nakes telah final. Mereka yang dinyatakan lolos wajib menyiapkan sejumlah persyaratan administrasi untuk proses penetapan nomor induk PPPK. Pun mereka bakal ditetapkan dan dilantik oleh bupati. ‘’Kami buatkan grup komunikasi dan sosialisasi,’’ ujarnya.
Disinggung soal jawab sanggah, Andi menyebut tahapan tersebut telah dilalui sebelum pengumuman hasil akhir. Dari usulan sembilan peserta yang disanggah, seluruhnya dikabulkan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Perinciannya, satu peserta dikabulkan penambahan nilai afirmasi, delapan peserta lain nilai afirmasi dikurangi. ‘’Yang jelas ada perubahan, tapi saya tidak cek detail. Artinya tahapan ini sudah terlalui sebelum pengumuman final,’’ pungkasnya. (kid/fin) Editor : Hengky Ristanto