Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Jalur Ponorogo-Pacitan Dikepung Longsor

Hengky Ristanto • Senin, 20 Februari 2023 | 18:03 WIB
Ilustrasi Foto : Jalur perbatasan Ponorogo-Pacitan di Tempuran, Mrayan, Ngrayun terputus akibat bencana longsor Februari tahun lalu.
Ilustrasi Foto : Jalur perbatasan Ponorogo-Pacitan di Tempuran, Mrayan, Ngrayun terputus akibat bencana longsor Februari tahun lalu.
PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Jalur Ponorogo-Pacitan (Poci) dikepung longsor dari berbagai sisi. Selain Jalan Nasional III kilometer 225, jalur alternatif di Dusun Tempuran, Desa Mrayan, Kecamatan Ngrayun putus total.

Meskipun jalur telah ditutup total, sebagian warga nekat melewati jalur tersebut. Mereka jalan kaki menuruni jalan amblas dengan aspal yang hancur berkeping. Ada pula kendaraan roda dua yang digotong warga agar dapat melintasi jalan terimbas longsor sepanjang 200 meter tersebut.

‘’Saya hendak pulang ke Pacitan. Bisa lewat dibantu warga, tapi jalannya ekstrem seperti ini,’’ kata Andung, warga Lorok, Pacitan.

Pasca bencana, akses transportasi dialihkan melewati jalur alternatif di Dusun Pakel, desa setempat. Jalur tersebut memutar lima kilometer jauhnya. Konturnya masih berupa makadam yang cukup ekstrem. Saat hujan, hanya dapat dilewati kendaraan roda dua. ‘’Warga gotong-royong menggotong sepeda motor lewat jalan yang longsor ini,’’ kata Anto, Ketua RT 52, RW 1.

Kini, 30 kepala keluarga (KK) di sekitar lokasi longsor was-was. Sebagian terpaksa mengungsi ke rumah kerabat yang aman saat malam. Kemudian baru kembali ke rumah masing-masing keesokan harinya untuk beraktivitas seperti biasa. ‘’Terhambat sekali karena ini jalur utama. Kalau pas hujan takut lewat jalan yang longsor ini. Ada jalan alternatif tapi muter lima kilometer dan medannya susah dilewati,’’ ungkapnya.

Jalur tersebut putus akibat tanah gerak yang memicu longsor. Tanah gerak terjadi pukul 07.00 Rabu lalu (15/2) saat hujan mengguyur kawasan setempat. Mengakibatkan jalan amblas setengah meteran.

Kendati masih dapat dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat. Barulah sore harinya sekitar pukul 16.00, terjadi longsor yang memutus total jalur tersebut. ‘’Dua kali kejadiannya. Pagi tanah gerak, sorenya longsor besar,  akhirnya jalan terputus,’’ ungkapnya. (kid/fin)  Editor : Hengky Ristanto
#jalan putus #longsor ngrayun #bencana alam ponorogo #bencana longsor ponorogo #jalan rusak ponorogo