Informasi yang dihimpun, perempuan yang menjadi pemeran tunggal dalam video tercatat siswi SMKN yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman. Saat dikonfirmasi, Syt, kepala sekolah, tidak menampik kabar tersebut. Syt dan pihak sekolah telah mengetahui informasi tersebut sejak video itu tersebar Jumat (27/5) lalu.
Setelah mengkroscek identitas siswa, pihak sekolah segera mengkonfirmasi kebenaran kepada yang bersangkutan dan keluarga. ‘’Orang tua dan anaknya syok video itu viral,’’ kata Syt, kemarin (31/5).
Syt menambahkan bahwa siswa tersebut trauma. Bahkan yang bersangkutan mengajukan permohonan pengunduran diri. Namun, masih dipertimbangkan pihak sekolah. Apalagi siswa yang diketahui kelas X itu akan mengikuti penilaian akhir sekolah (PAS) pekan depan.
‘’Hingga saat ini yang bersangkutan masih kami ikutkan dalam ujian agar dapat punya rapor,’’ ujarnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Ponorogo AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia telah meminta unit perlindungan perempuan dan anak (UPPA) menindaklanjuti kejadian tersebut. Termasuk menantikan rencana keluarga yang dikabarkan bakal melaporkan kejadian itu ke kepolisian. ‘’Masih di bawah umur, untuk asal video dari mana akan kami dalami lebih lanjut,’’ ujar Niko. (gen/kid) Editor : Hengky Ristanto