PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo - Deretan kekosongan kursi kepala organisasi perangkat daerah (OPD) bertambah panjang pasca mutasi jelang akhir pekan lalu. Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko tidak ingin membiarkan lama-lama kekosongan jabatan eselon II tersebut. Dia memerintahkan dinas terkait segera menggeber lelang jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP).
Instruksi itu telah diterima Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat. Lelang JPTP guna mengisi kekosongan empat kursi kepala dinas. Yakni, Dinas Perhubungan (Dishub); Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD); Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP); serta Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperdakum). Sementara ini, seluruh kekosongan jabatan diisi pelaksana tugas (Plt).
‘’Yang dilelang ada empat jabatan yang memang sudah cukup lama kosong,’’ kata Kepala BKPSDM Ponorogo Andi Susetyo.
Andi memperkirakan lelang JPTP dilakukan awal bulan depan. Pihaknya telah mengajukan rekomendasi dan surat permohonan lelang jabatan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Diperkirakan persetujuan turun ke daerah awal pekan depan. Jika tidak molor, pengumuman dan pendaftaran lelang dilakukan 5-19 September mendatang.
‘’Asalkan surat rekomendasi KASN sudah turun ke kami. Kalau belum turun, terpaksa molor menyesuaikan kapan rekomendasi itu turun,’’ jelasnya.
Pihaknya bakal menggandeng Universitas Brawijaya (UB) untuk menggelar assessment maupun uji kompetensi manajerial. Sedangkan untuk tahap seleksi wawancara dan penyusunan makalah diuji Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) setempat.
Seperti Sekretaris Daerah (Sekda), BKPSDM, NU, Muhammadiyah serta mantan birokrat pada akhir September mendatang.
‘’Sesuai jadwal, awal Oktober sudah keluar tiga nama dan pengumuman. Jadi kami target kurang lebih satu bulan rampung,’’ ungkapnya.
Disinggung soal persyaratan, Andi mengaku masih perlu membahas materi tersebut. Umumnya, peserta berasal dari eselon III B dan III A atau sekelas sekretaris dinas , kabid, kabag, serta camat yang telah menjabat minimal dua tahun.
‘’Tidak harus linier dengan OPD yang dijabat. Semoga nanti bisa banyak calonnya termasuk dari luar Ponorogo,’’ terangnya.
Sejatinya, masih ada satu OPD yang kosong lantaran kepala dinasnya dimutasi jelang akhir pekan lalu. Yakni, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dispertahankan).
Namun, pengisian jabatan di Dispertahankan tidak diserentakkan dengan lelang kekosongan empat OPD tersebut. Kemarin pagi (28/8), pihaknya telah membahas perihal tersebut bersama Sekda dan Bupati.
‘’Hasilnya, untuk Dispertahankan diisi plt sementara, dan itu (empat jabatan, Red) yang dilelang,’’ pungkasnya. (gen/kid)
JABATAN KEPALA OPD DILELANG
Dinas Perhubungan (Dishub)
Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)
Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperdakum)
Editor : Budhi Prasetya