Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Krisis Air Bersih Meluas ke Enam Kecamatan, Status Kekeringan Naik ke Awas

Budhi Prasetya • Sabtu, 14 Oktober 2023 | 15:30 WIB

KRISIS: Seorang warga mengambil air bersih bantuan dari pemerintah. (SUGENG DWI NURCAHYO/JAWA POS RADAR PONOROGO)
KRISIS: Seorang warga mengambil air bersih bantuan dari pemerintah. (SUGENG DWI NURCAHYO/JAWA POS RADAR PONOROGO)

 

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun - Dampak kekeringan di Ponorogo semakin meluas. Hingga pekan kedua bulan ini, BPBD mencatat 11 wilayah di enam kecamatan mengalami krisis air bersih.

Kondisi tersebut membuat status kekeringan di kabupaten ini ditingkatkan dari siaga menjadi awas.

"Beberapa daerah di Jawa Timur bahkan sudah naik ke tanggap darurat atau meluas ke 50 persen wilayah. Kalau Ponorogo belum, masih satu level di bawahnya’’ ujar Kalaksa BPBD Ponorogo Masun.

Baca Juga: Kekeringan Meluas, BPBD Gelontorkan 96 Ribu Liter Air Bersih Setiap Pekan 

Masun mengungkapkan, meluasnya dampak kekeringan berbanding lurus dengan dropping air.

Pihaknya harus pandai mengatur ritme guna mencukupi kebutuhan air bersih warga terdampak tiap pekan.

Jika warga terdampak krisis air bersih semakin bertambah, dipastikan pihaknya bakal kelabakan.

Alokasi APBD untuk bantuan air bersih terbilang cupet, bahkan diperkirakan habis di bulan ini.

Baca Juga: Atensi Krisis Air Bersih saat Kekeringan, Dewan Tawarkan Solusi Jangka Pendek dan Panjang

"Anggaran operasional kami sudah habis. Bahkan ada beberapa kegiatan (dropping, Red) yang belum terbayarkan,’’ bebernya sembari enggan merinci alokasi anggaran bantuan air bersih yang dimiliki.

Beruntung, nasib baik masih berpihak pada BPBD Ponorogo. Usulan dana siap pakai (DSP) yang diajukan ke BNPB Rp 250 juta dikabulkan beberapa waktu lalu.

Duit tersebut, nantinya digunakan meng-cover seluruh agenda penanganan kebutuhan air bersih sampai Desember mendatang.

Termasuk mengatasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

‘’Nanti kami juga menggandeng PUDAM (Perusahaan Umum Daerah Air Minum) untuk membantu dropping air bersih di wilayah-wilayah,’’ ujarnya.  

Masun menambahkan, potensi kekeringan memungkinkan semakin meluas. Seiring, debit air bersih sejumlah wilayah yang masuk peta kekeringan mulai menyusut. Sementara musim penghujan diprediksi mulai November mendatang.

"Untuk desa kami harapkan memantau kondisi masyarakatnya, kalau memang sudah kesulitan air bersih segera ajukan bantuan ke kami,’’ ungkapnya. (gen/kid)

 

KRISIS AIR BERSIH

3.144 jiwa terdampak

11 dusun terdampak

9 desa krisis air bersih

6 kecamatan sebaran wilayah

Rp 250 juta bantuan BNPB atasi kemarau

(Sumber: BPBD Ponorogo)

Editor : Budhi Prasetya
#krisis air #dropping #kekeringan #ponorogo