PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Berbagai persiapan terus digeber menyambut Pemilu 2024 yang tinggal menyisakan waktu 58 hari.
KPU Ponorogo mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM), logistik, serta lokasi bakal tempat coblosan 14 Februari tahun depan. Pemilu jujur dan adil (jurdil) menjadi harapan bersama.
Ketua KPU Ponorogo Munajat, mengatakan, sedikitnya 2.893 tempat pemungutan suara (TPS) reguler yang disiapkan.
TPS tersebar di setiap desa/kelurahan di Bumi Reog. Ditambah 16 TPS khusus untuk memfasilitasi mereka yang terkendala menyalurkan hak pilihnya di kampung halaman.
"TPS khusus ada di ponpes (pondok pesantren), rutan (rumah tahanan). Untuk rumah sakit kami hadirkan TPS terdekat ke lokasi,’’ kata Munajat.
Munajat merinci lebih lanjut TPS khusus yang akan didirikan. Sebanyak 15 diantaranya didirikan di ponpes.
Rinciannya, tujuh TPS khusus di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pusat, empat di Universitas Darussalam, Gontor, serta masing-masing di Ponpes Gontor II, Ponpes Al Mawaddah, Ponpes Al Iman, dan di Ponpes Ar Risalah.
‘’Satu TPS khusus kami tempatkan di rutan. Semua TPS khusus ini sudah kami koordinasikan dengan instansi dan lembaga masing-masing,’’ ungkapnya.
Kendati disebut TPS khusus, Munajat memastikan pelayanan sama dengan TPS reguler. Dijalankan oleh tujuh petugas dan dua petugas keamanan.
Hanya, bedanya TPS khusus berada di zona-zona publik.
‘’Tujuannya (TPS khusus, Red) mempermudah pemilik suara menggunakan hak mereka. Karena itu sudah menjadi hak dasar sebagai warga negara,’’ ujarnya.
Munajat berharap layanan TPS khusus mampu mendongkrak partisipasi masyarakat dalam menyalurkan hak pilih mereka. Targetnya, lebih dari 73 persen untuk Pemilu 2024.
‘’Suara ini menentukan Indonesia kedepan, tentu kami berharap tidak ada yang golput (golongan putih),’’ tambahnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya