PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Nama Besse Tenrisampeang mendadak jadi buah bibir dalam bursa pencalonan Kepala Bakesbangpol Ponorogo.
Pasalnya, Kabag Tata Pemerintahan Pemkab Ponorogo itu merupakan istri Agus Pramono, yang tak lain adalah Sekda Ponorogo.
Menyadari akan hal itu, Agus Pram, sapaan akrab Agus Pramono, menegaskan akan tetap bersikap profesional dalam menjalankan tugas sebagai ketua panitia seleksi daerah (panselda).
Kepada Jawa Pos Radar Ponorogo, Agus Pram memastikan tidak memiliki tendensi dengan keikutsertaan istrinya dalam bursa seleksi terbuka JPTP tersebut.
Pun, dia memastikan tak ada unsur nepotisme dalam seluruh tahapan seleksi nantinya. Apalagi menurutnya, pencalonan tersebut berangkat dari inisiatif pribadi istrinya.
"Saya tahunya malah sudah masuk daftar peserta, izinnya ke asisten. Tidak pamit ke saya,’’ kelakar Agus Pram.
Agus Pram berjanji bakal memimpin jalannya tahapan dengan fair dan transparan. Peserta dan publik dapat memantau perkembangan dan nilai setiap tahapan seleksi.
Agus Pram juga sepakat marwah birokrasi anti KKN (korupsi, kolusi, nepotisme) menjadi panglima yang harus dibuktikan kepada publik.
"Karena aktivitas sebagai sekda juga cukup padat, mungkin tidak banyak ikut mengawasi jalannya seleksi nanti. Tidak mungkin juga nanti tanya-tanya ke istri sendiri,’’ ujarnya.
Disinggung opsi mundur dari jabatan ketua Panselda, Agus Pram mengaku sukar diwujudkan.
Sebab proses seleksi telah berjalan, pun, struktur panitia telah ditetapkan dalam bentuk surat keputusan (SK).
Dia menegaskan, publik tak perlu khawatir. Panselda diisi sederet orang profesional, seperti kepala BKPSDM, mantan sekda, hingga perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam NU dan Muhammadiyah.
"Kalau saya katakan tidak ada intervensi (kepentingan, Red), pasti orang tidak akan percaya. Tapi nanti dilihat saja, seperti apa prosesnya, biarkan mengalir dulu,’’ pungkasnya.(gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya