PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Duka mendalam dirasakan keluarga Ilham Nugroho, salah satu korban ledakan mercon balon udara di Desa Muneng,Balong, Ponorogo.
Setelah sempat dirawat intensif di rumah sakit, remaja berusia 14 tahun itu akhirnya meninggal dunia Rabu (15/5) kemarin.
Siswa kelas IX SMPN 1 Balong, Ponorogo, itu dilaporkan menghembuskan nafas terakhir pukul 20.10 WIB, di RSUD dr. Soetomo, Surabaya.
Diketahui, Ilham adalah salah satu korban yang mengalami luka bakar paling serius dibanding ketiga orang temannya.
Mendiang sempat menjalani perawatandi RSUD dr. Harjono Ponorogo usai menjadi korban ledakan mercon balon udara Senin (13/5) lalu.
Kabid Humas RSUD dr Harjono Sugianto, mengatakan, kondisi korban terus menurun sejak dirawat pasca kejadian.
Hasil pemeriksaan tim medis, diketahui adanya pembengkakan pada leher pasien. Diperkirakan akibat ledakan mercon yang terbilang kuat.
Sugianto menambahkan bahwa sebelum dirujuk ke Soetomo, pasien harus masuk ruang intensive care unit (ICU).
Pihak RSUD dr. Harjono memutuskan merujuk pasien korban ledakan mercon balon udara itu ke Surabaya pada hari Selasa (14/5) pukul 23.30 WIB.
Rabu (15/5) Ilham masuk ruang operasi rumah sakit berpelat merah milik provinsi tersebut sekitar pukul 13.00 WIB.
''Bisa berkomunikasi tapi kondisi pasien terus menurun,'' jelasnya.
Sugianto mengungkapkan bahwa tim medis sempat memasang alat bantu nafas ventilator kepada korban.
''Kondisi pasien kembali menurun dan dinyatakan meninggal dunia,'' kata Sugianto. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya