Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PPP dan PKB Jalin Konsolidasi di Tingkat Pusat, Pertanda Muncul Poros Baru di Pilkada Ponorogo?

Sugeng Dwi N. • Senin, 1 Juli 2024 | 19:30 WIB
Ilustrasi bursa pilkada di Madiun Raya (RADAR MADIUN)
Ilustrasi bursa pilkada di Madiun Raya (RADAR MADIUN)

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Sugiri Sancoko ngebet mengincar rekomendasi sebagai bakal calon bupati (bacabup) di Pilkada Ponorogo tahun ini.

Ia tak ingin kehilangan kesempatan mengantongi rekomendasi tersebut belakangan ini. Setidaknya setelah mendapat surat tugas dari DPP Partai Demokrat dan PAN beberapa waktu lalu.

Ia mencoba segala upaya untuk tak kalah dari kandindat pesaingnya seperti Ipong Muchlissoni, Didik Subagio (MDS) dan M. Harun Ar Rasyid (MHR).

Buktinya, Bupati Ponorogo itu sempat terlihat menyambangi kantor DPW dan DPP PPP belum lama ini.

Petahana tampaknya ingin merajut kembali kenangan manis yang pernah dirajutnya bersama PPP dalam pilkada sebelumnya.

Sugiri ingin memori koalisi bersama PPP yang mengantarkannya duduk di kursi bupati itu kembali terjalin dalam Pilkada Ponorogo 2024.

Meski sebenarnya, berdsarkan informasi yang berhasil dihimpun, PPP dan PKB telah membangun konsolidasi bersama di tingkat DPP.

Wakil Sekretaris DPC PPP Ponorogo Ahmad Sarbini tak menampik kabar soal upaya komunikasi politik yang dilakukan bupati petahana tersebut.

Bahkan, dirinya juga mengklaim jika tiga kandidat bacabup lainnya juga melakukan hal yang sama. Mereka merayu untuk menarik PPP membangun koalisi bersama.

Sarbini tak segan menyebut nama Ipong Muchlissoni, Didik Subagio (MDS) dan pengusaha sekaligus peternak sapi asal Bogor M. Harun Ar Rasyid (MHR).

"Ada yang dari perwakilan calon, ada juga yang langsung bertemu, baik di DPC, DPW maupun DPP PPP,’’ kata Ahmad.

Namun demikian, Ahmad Sarbini tak ingin terburu-buru mengumbar sikap politik PPP dalam pilkada mendatang ke publik.

Kendati konsolidasi PPP dengan PKB telah terbangun di tingkat DPP, partai berlogo Ka'bah itu lebih condong memastikan diri asal satu koalisi dengan PKB.

Entah sengaja atau tidak, Ahmad terkesan kecolongan saat menyebut pihaknya siap membentuk poros baru bersama PKB.

"Kalaupun dua ini terkunci (PKB dan PPP) dan harus berangkat sendiri (poros baru, Red) kami siap saja,’’ tegasnya.

Pernyataan Ahmad menguatkan sinyal PPP keluar dari koalisi petahana. Namun, buru-buru dirinya menyatakan tidak sepakat jika sinyal tersebut dikaitkan dengan sikap politik PPP.

Menurutnya, petahana bisa saja juga berkoalisi dengan PKB. Ahmad menegaskan PPP urung menentukan sikap.

Pihaknya menantikan arahan DPP PPP yang sejauh ini meminta DPC membangun komunikasi di tingkat bawah.

"Kader PPP masih cek sound saja, belum ada instruksi lebih jauh,’’ ungkapnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#pilkada #Sugiri Sancoko #Bacabup #koalisi pkb #ponorogo #Ipong Muchlissoni