PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Sarana prasarana pelayanan RSUD dr Harjono S Ponorogo bertambah.
Sejumlah fasilitas anyar diresmikan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko hari Kamis (8/8) kemarin.
Mulai IGD Terpadu, cath lab, serta gedung penunjang lain yang dibangun setahun belakangan ini.
Direktur RSUD dr Harjono S Ponorogo dr. Yunus Mahatma mengatakan, sedikitnya lima bangunan rampung dibangun dan siap digunakan.
IGD Terpadu misalnya, dibangun di atas lahan seluas 2.200 ribu meter persegi. Fasilitas kegawatdaruratan tersebut menjadi salah satu yang terbesar di Jawa Timur.
Meliputi beragam fasilitas, mulai pemeriksaan cepat, operasi hingga tempat perawatan.
"Ada juga bangunan Cath lab (Catheterization Laboratory) yang kami isi dengan mesin terbaru, dan dilengkapi dengan ruang ICCU dengan sepuluh tempat tidur,’’ kata Mahatma.
Fasilitas lain, Instalasi Hemodialisa (HD) atau sarana pelayanan gagal ginjal ditambah. Dari sebelumya 20 alat, kini menjadi 50 mesin HD.
Mencakup kebutuhan penanganan cuci darah yang belakangan ini menunjukkan tren kecenderungan peningkatan .
"Ada juga kantor di lantai empat yang kami manfaatkan setelah 12 tahun tidak digunakan. Sementara kantor lama di depan, kami manfaatkan untuk layanan tambahan,’’ jelasnya.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan, keberadaan cathlab turut menjadi salah satu sarana yang wajib dimiliki RSUD.
Apalagi, belakangan tak sedikit koleganya yang gagal tertolong dan meninggal dunia akibat serangan penyakit jantung.
Keberadaan sarana anyar tersebut meningkatkan proses penanganan serta menekan kasus kematian.
"Memang harus ada cath lab di Ponorogo, RSUD ini sudah komplit, warga tidak usah jauh-jauh ke lain daerah,’’ ujar Kang Giri, sapaan bupati. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya