PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Pilkada Ponorogo 2024 menjadi ajang pembuktian rivalitas antara Sugiri Sancoko dan Ipong Muchlissoni.
Maklum, dua gelaran pilkada sebelumnya, keduanya berbagi skor imbang 1-1. Baik Sugiri maupun Ipong sama-sama pernah saling mengalahkan.
Bisa dibilang, pilkada tahun ini menjadi pentu siapa yang lebih dipercaya warga Ponorogo untuk menjadi pemimpin di Bumi Reog.
Jika tidak ada aral melintang, keduanya kembali bakal terlibat dalam kontestasi perebutan suara rakyat.
Baca Juga: PDIP Belum Terdengar Keluarkan Rekom di Pilkada Ponorogo, Pengamat Politik Bilang Begini
Sejauh ini, memang hanya terlihat Sugiri dan Ipong yang kemungkinan berpeluang besar melenggang menjadi peserta pemilihan bupati (pilbup).
Laiknya pertandingan pamungkas, kubu petahana dan penantang tentu bakal all-out meraih dukungan untuk menjadi pemenang.
Diketahui, rivalitas politik Sugiri dan Ipong dimulai pad apilkada tahun 2015 silam. Kala itu Ipong tampil sebagai pemenang.
Baca Juga: Pilkada Ponorogo 2024, Cak Imin Serahkan Rekom ke Sugiri-Lisdyarita, Ini Alasan PKB Dukung Petahana
Keduanya kembali terlibat dalam persaingan perbutan kursi bupati pada pilkada tahun 2020 lalu. Giliran Sugiri yang berhasil meraih kemenangan.
Secara khusus, pilkada tahun ini seolah juga menjadi pembuktian Sugiri untuk mematahkan mitos dua periode yang berlaku di Ponorogo.
Namun, kubu rival yang digawangi Nasdem, Gerindra, dan PAN sudah siap menutup kesempatan petahana memupus mitos tersebut.
Bermodalkan dukungan dari parpol pemilik 16 kursi DPRD Ponorogo, mereka mengklaim siap habis-habisan menghadapi duet petahana.
"Masyarakat sudah cerdas, melihat pengalaman sebelumnya (kepemimpinan Ipong 2016-2021) kami siap bergerak dan biar masyarakat yang menentukan,’’ tegas Ketua Bappilu DPC Nasdem Ponorogo Sunarto.
Sunarto sepakat Pilkada 2024 menjadi ajang adu gagasan dan program untuk membangun Ponorogo ke depan.
Bukan sebaliknya, menyuguhkan atraksi kompetisi tidak sehat, fitnah maupun tendensius pribadi.
Baca Juga: Pendukung Ipong-Segoro Luhur Optimis Bisa Mengulang Kemenangan Pilkada 2015, Segera Rilis Koalisi
Dia berharap hal itu disadari demi memberikan edukasi politik pada masyarakat.
"Sudah sama-sama pernah menjabat, jadi saling adu gagasan, program, fakta dan data. Kami tidak ingin ada fitnah dan semacamnya,’’ tambahnya.
Di sisi lain, kubu petahana yang dimotori PDIP, yakin pasangan Sugiri-Lisdyarita bakal memecahkan mitos bupati gagal macung dalam periode kedua.
Meski belum menurunkan surat rekomendasi bagi duet Sugiri-Lisdyarita, mereka optimis meraih kemenangan dengan modal dukungan dari Partai Demokrat, PKB, Golkar dan PKS.
"Dengan sembilan kursi saja (Pilkada 2020) kami menang, apalagi sekarang tambah amunisi. Kami tidak jumawa atau lengah, dan tentu kami butuh juga dukungan dari masyarakat,’’ kata Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDIP Ponorogo Agus Priyanto.
Agung optimis, kedekatan emosional bupati petahana dengan masyarakat selama menjabat bakal membekas. Menurutnya hal itu menjadi embrio kemenangan kontestasi.
Meski tidak ada gading yang tak retak, dia yakin jabatan 3,5 tahun belakangan mampu dilanjutkan.
"Periode ini tentu berat, dua tahun terkena pandemi, dan baru 2023 gass poll. Tapi walau singkat hasilnya dirasakan masyarakat,’’ tandasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya