PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Pembangunan Monumen Reog Museum Peradaban (MRMP) terus berjalan.
Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo mengklaim capaian pembangunan Monumen Reog sudah 70 persen.
Monumen Reog yang digadang-gadang mengalahkan tinggi Garuda Wisnu Kencana (GWK) itu ditarget rampung akhir tahun ini.
Kepala Disbudparpora Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi mengatakan, saat ini pihak kontraktor mulai menyusun panel-panel baja main building (bangunan utama) Monumen Reog.
Disusul plat dan panel yang membentuk dadak merak raksasa. Sesuai rencana awal, pembangunan monumen bakal dilanjut tahun mendatang.
"Tahun ini fokus ke main building-nya, panel patung reog, yang lainnya belum,’’ jelasnya.
Adapun untuk merampungkan pekerjaan MRMP hingga tuntas 100 persen, dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk menyelesaikan pemabngunan sesuai detail engineering design (DED).
Pihaknya mengaku alokasi tersebut tak akan cukup bilamana hanya mengandalkan APBD.
Bukan berarti mangkrak, pihaknya berupaya memasukkan megaproyek tersebut dalam proyek strategis nasional (PSN).
"Target rampung tiga tahun, kami optimis bisa didanai pusat,’’ ungkapnya.
MRMP diproyeksikan menjadi objek wisata baru di Bumi Reog. Termasuk kawasan one stop service wisata, kelak MRMP bakal jadi jujukan pelancong dari berbagai daerah.
"Kami juga menyokong proyek ini melalui kerjasama dengan investor. Beberapa sudah ada yang melihat lokasi dan tertarik,’’ tandasnya. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya