Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

PCNU Ponorogo Ganti Kepengurusan, Idam Mustofa Didapuk Jadi Ketua, Ini Tantangan yang Dihadapi

Sugeng Dwi N. • Rabu, 23 Oktober 2024 | 21:00 WIB

PELANTIKAN: 60 pengurus baru PCNU Ponorogo periode 2024-2029 resmi dilantik di halaman Masjid NU Ponorogo Senin malam (21/10).
PELANTIKAN: 60 pengurus baru PCNU Ponorogo periode 2024-2029 resmi dilantik di halaman Masjid NU Ponorogo Senin malam (21/10).

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Ponorogo resmi berganti.

Senin (21/10) lalu, 60 pengurus baru periode 2024-2029 dilantik di halaman Masjid NU Ponorogo.

KH. Sholehan Alhafidz didapuk Rais Syuriah, Idam Mustofa sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Ponorogo menggantikan Fatchul Aziz yang menjabat periode sebelumnya.

Baca Juga: Debat Publik Perdana Pilkada Ponorogo Digelar Terbuka Terbatas, Pihak Keamanan Lakukan Penyekatan Massa Pendukung

Hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Sekjen PBNU Gus Nur Hidayat, PWNU Jawa Timur, forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Sejatinya, surat keputusan (SK) pengurus baru resmi turun 29 Juli lalu. Selama masa transisi kepemimpinan, pengurus baru telah bekerja sembari menantikan pelantikan

"Pelantikan ini, menandai dimulainya masa tugas resmi bagi pengurus baru,’’ kata Idam dalam sambutannya.

Baca Juga: Hampir Separuh Anggota DPRD Ponorogo Absen saat Rapat Penyusunan AKD, Kang Wi: Total 26 Anggota Hadir

Idam menambahkan, beragam tugas dan tantangan menanti pengurus baru. Seperti perubahan sosial budaya hingga tantangan ekonomi.

Mengatasi masalah tersebut, para pengurus dan anggota dituntut beradaptasi dan responsif terhadap kondisi yang ada.

Termasuk penggunaan teknologi dalam menyebarkan agama Islam.

"Kami juga memperkuat jaringan komunitas dan mengembangkan kepengurusan PCNU untuk kemandirian,’’ jelasnya.

Baca Juga: Saluran Pembuangan Tersumbat Sampah, Ruas Jalan Depan Pasar Legi Tergenang

Tak kalah penting, konsolidasi ditingkatkan mulai majelis pengurus cabang (MPC), ranting, hingga anak ranting.

Tujuannya, memperkuat jaringan komunikasi, komunitas, dan memperpanjang strategi adaptasi guna menghadapi tantangan ke depan.

Pun, dirinya juga menyebut mengemban amanah merealisasikan visi misi PCNU Ponorogo.

"Jajaran pengurus yang baru dilantik, mari bersama membangun peradaban,’’ tambahnya. (gen/kid)

Editor : Budhi Prasetya
#Masjid NU #pcnu #ponorogo