Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pengamat Politik Singgung Soal Debat Publik Cawabup di Pilkada Ponorogo, KPU Beri Jawaban Begini

Sugeng Dwi N. • Sabtu, 26 Oktober 2024 | 20:00 WIB

LANCAR: Cabup Ipong Muchlissoni dan Sugiri Sancoko adu gagasan dalam debat perdana Rabu (23/10) lalu.
LANCAR: Cabup Ipong Muchlissoni dan Sugiri Sancoko adu gagasan dalam debat perdana Rabu (23/10) lalu.
 

PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Debat publik perdana Pilkada Ponorogo 2024 masih menjadi perbincangan hangat di kalangan warga.

Maklum, debat publik hari Rabu (23/10) lalu cukup menarik. Kedua pasangan calon (paslon) sempat saling mengkitisi program yang pernah dijalankan saat memimpin Ponorogo.

Seperti diketahui, calon bupati (cabup) Ipong Muchlissoni dan Sugiri Sancoko pernah menjabat sebgai Bupati Ponorogo.

Namun secara umum, paslon nomor urut 01 Ipong Muchlissoni-Segoro Luhur Kusumo Daru dan paslon 02 Sugiri Sancoko-Lisdyarita (RiLis) sukses memaparkan visi misinya.

Pengamat politik menilai kehadiran calon wakil bupati (cawabup) dalam debat yang digelar Rabu (23/10) lalu itu layaknya pelengkap semata.

Ikhwanudin Alfianto, pengamat politik Ponorogo, berpandangan idealnya porsi bicara cawabup tak kalah banyak dengan calon bupati (cabup).

Kendati tak ada teknis maupun aturan yang mengikat, menurut dia cawabup seolah tidak mendapat panggung dalam debat perdana lalu.

Padahal, calon pemilih juga ingin mengetahui kapasitas cawabup yang akan mereka pilih.

"Dulu waktu beberapa debat bupati sebelumnya, ada debat khusus bagi cawabup. Tahun ini kenapa tidak ada? Semoga ada,’’ ujar mantan Ketua KPU Ponorogo tersebut.

Ikhwan menambahkan, minimnya durasi turut membuat kesempatan cawabup terpangkas.

Apalagi durasi nyaris habis digunakan cabup masing-masing untuk klarifikasi dan penjelasan atas kritik yang disampaikan lawannya.

Kalaupun diberi kesempatan, cawabup terlihat kurang maksimal dalam menyampaikan gagasannya.

"Semoga nanti cawabup bisa lebih banyak lagi menyampaikan gagasan mereka,’’ jelasnya.

Mantan Bawaslu Jatim itu menilai secara umum hasil debat perdana lalu 50:50. Kedua paslon berhasil menarik perhatian audiens dengan gaya masing-masing.

Pun, menghadapi kritik yang disampaikan dengan baik. "Semua memang pernah menjadi bupati, punya kekurangan dan kelebihan masing-masing,’’ ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Ponorogo R. Gaguk Ika Prayitna memandang debat perdana berjalan mulus.

Soal tak adanya debat khusus untuk cawabup, Gaguk menyatakan bahwa hal serupa juga berlaku untuk daerah lain.

Adapun debat kedua digelar 6 November mendatang dengan menghadirkan kedua paslon cabup-cawabup di atas panggung.

"Sementara belum ada rencana untuk debat khusus wakil. Tapi debat pertama lalu berjalan bagus,’’ jelas Gaguk. (gen/kid) 

Editor : Budhi Prasetya
#pilkada #Sugiri Sancoko #debat publik #cabup #ponorogo #Ipong Muchlissoni