PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Sebelum dilaunching resmi, program makan bergizi gratis (MBG) terus dimatangkan.
Salah satunya melalui serangkaian uji coba. Seperti yang dilakukan oleh Kodim 0801 Ponorogo yang menggelar uji coba makan bergizi gratis (MBG) tahap kedua.
Berbeda dengan sebelumnya, uji coba tahap kedua MBG yang dilaksanakan hari Senin (23/12) itu menyasar ibu hamil (bumil) dan menyusui serta balita.
Tercatat sekitar 320 bumil menyusui dan balita berkesempatan menikmati program makan bergizi gratis yang bertempat di kantor Kelurahan Purbosuman, Ponorogo.
Perlu diketahui, Kelurahan Surodikraman menjadi pilot project program MBG. Tak heran jika uji coba oleh Kodim 0801 Ponorogo digelar bagi warga dan pelajar di area itu.
Miranda Ayu, salah seorang ibu menyusui, mengaku menantikan pelaksanaan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka tersebut.
Menurutnya, program tersebut bisa memenuhi kecukupan gizi bagi buah hatinya. Pun, juga membantu warga yang membutuhkan. Tidak terkecuali bermanfaat mencegah stunting.
"Makanannya juga enak dan bergizi. Anak saya suka karena ada tambahan susunya juga,’’ kata Ayu.
Ketua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ponorogo Sheilla Amanda menambahkan, setiap porsi makanan ditakar memenuhi gizi dan nutrisi seimbang.
Satu porsi program makan bergizi gratis berisi nasi, sayuran, daging ayam, tempe, dilengkapi susu dan buah.
"Target yang diharapkan mengentaskan stunting dan juga meningkatkan gizi 1.000 hari pertama kehidupan untuk bayi. Dimulai saat ibu hamil, ketika ibu menyusui maupun dari balita,’’ jelas Sheilla.
Dapur pengolahan makanan di Kabupaten Ponorogo mampu memproduksi 3.000-3.500 porsi makanan setiap harinya.
Kemampuan produksi bakal dilipatgandakan saat program MBG mulai diterapkan nantinya. Termasuk menyebar dapur produksi hingga tingkat kecamatan.
"Makanan tetap dipantau gizinya, kualitas, dan higenitasnya, agar menjadikan generasi penerus bangsa masa mendatang lebih maju,’’ tambahnya.
Selain menyasar ibu hamil dan menyusui, balita serta pelajar mulai TK, SD, SMP dan SMA turut menjadi sasaran program MBG.
Informasi yang dihimpun, program makan bergizi gratis mulai diterapkan tahun 2025, sekitar bulan Januari. (gen/kid)
Editor : Budhi Prasetya