PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun - Mega proyek pembangunan monumen reog dan museum peradaban (MRMP) terus berlanjut.
Masuk tahap penyusunan panel dadak merak, tahun ini Pemkab Ponorogo berencana melanjutkan pembangunan MRMP.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengatakan, pembangunan MPRP dipastikan terus digeber. Target tahun ini fokus melanjutkan pembangunan museum 26 lantai tersebut.
Mulai penyiapan fasilitas museum, hingga inventarisasi isi koleksi seperti artefak dan benda bersejarah tentang reog lainnya.
‘’MRMP harus jadi, karena reog sudah milik dunia dan sudah diakui UNESCO, maka keberlangsungannya sudah menjadi identitas bangsa,’’ kata Kang Giri, sapaan bupati.
Baca Juga: Ponorogo Punya Monumen Reog Lagi, Berbahan 518 Knalpot Brong, Bupati Sugiri Apresiasi Upaya Kapolres
Kang Giri mengungkapkan, telah mengusulkan anggaran senilai Rp 164 miliar ke pemerintah pusat.
Menurutnya, kementerian tengah merumuskan skema pemenuhan anggaran tersebut. Salah satu opsinya, yakni lewat Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
‘’Kami sedang mencari pola solusinya. Apakah melalui KPBU atau skema lainnya, ini sedang dirumuskan kementerian,’’ jelasnya.
Dia menambahkan, MRMP diproyeksikan menjadi penyumbang ekonomi baru di Bumi Reog. Dia berhitung 7 juta penduduk wilayah mataram bakal menjadi pengunjung MRMP.
‘’Kalaupun misalnya penganggaran ditawarkan ke pihak ketiga, uangnya pasti tidak akan hilang. Investasi pasti untung, karena hasil survei kunjungan wisata semakin tinggi,’’ tambahnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto