Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Kasus PMK Masih Ada, Pasar Hewan Jetis Ponorogo Belum Bisa Dibuka

Sugeng Dwi N. • Minggu, 9 Februari 2025 | 22:45 WIB

 

SABAR: Aktivitas ekonomi di Pasar Hewan Jetis lumpuh total sejak penutupan 8 Januari lalu. (DOKUMEN JAWA POS RADAR PONOROGO)
SABAR: Aktivitas ekonomi di Pasar Hewan Jetis lumpuh total sejak penutupan 8 Januari lalu. (DOKUMEN JAWA POS RADAR PONOROGO)

PONOROGOJawa Pos Radar Madiun – Satu bulan penuh Pasar Hewan Jetis ditutup total. Terhitung penutupan sejak 8 Januari lalu, aktivitas ekonomi di pasar hewan terbesar di Ponorogo itu lumpuh total.

Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) tidak ingin terburu-buru membuka kembali pasar hingga zero penambahan kasus penyakit mulut dan kuku (PMK).

Kabid Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (PKHP) Dispertahankan Ponorogo Siti Barokah mengatakan, pembukaan kembali pasar hewan butuh kajian. Pembukaan operasional pasar hewan jangan sampai menjadi pintu sebaran PMK.

Baca Juga: Penyebaran PMK di Madiun Melandai, DKPP Gencarkan Vaksinasi Hewan Ternak

Menurutnya, sejauh ini penutupan pasar dipandang efektif menekan sebaran wabah. ‘’Secara teori efektif, karena pasar tempatnya sapi dari berbagai daerah. Kita tidak mengetahui kondisi sapi sakit atau tidak,’’ kata Barokah.

Barokah mengungkapkan, pihaknya memeriksa sampel sapi dari pasar tersebut sepekan sebelum kebijakan penutupan. Hasilnya, 15 ekor sapi di pasar tersebut positif terjangkit PMK.

Uji sampel tersebut ditindaklanjuti dengan penutupan pasar hewan. Sekaligus menindaklanjuti Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim 100.3.3.1/31/013/2025 tentang Status Keadaan Darurat Bencana Non Alam akibat PMK di Provinsi Jawa Timur.

‘’Kalau sekarang laporan masih ada, paling satu atau dua kasus,’’ jelasnya. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#zero kasus PMK #wabah pmk #pmk di ponorogo #pasar hewan jetis #Pasar Hewan Ponorogo #dinas pertanian ponorogo #ponorogo