PONOROGO, Jawa Pos Radar Madiun – Jumlah kendaran yang masuk dan keluar di Kabupaten Ponorogo selama arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2025 menunjukkan peningkatan.
Satlantas Polres Ponorogo mencatat sedikitnya 10.030 kendaraan masuk ke Kabupaten Ponorogo sejak awal Operasi Ketupat Semeru pada tanggal 23 Maret 2025 lalu.
Jumlah kendaraan tersebut yang terpantau masuk dari Pos Perbatasan Jawa Timur dengan Jawa Tengah.
Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Bayu Pratama Sudirno mengatakan, mobilitas meningkat dibanding Lebaran Idul Fitri tahun lalu.
Selama gelaran Operasi Ketupat Semeru 23 Maret – 8 April 2025 lalu, pihaknya mencatat roda dua (R2) yang masuk ke kabupaten ini via Wonogiri tembus 4.459 kendaraan.
Jumlah tersebut naik sekitar 57 persen dibanding momen arus mudik dan balik tahun lalu yang hanya 2.832 sepeda motor.
Sementara, roda empat (R4) mencapai 4.998 kendaraan, naik nyaris dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya tercatat 2.512 kendaraan.
"Untuk bus dan truk meningkat dua kali lipat lebih. Dari 246 kendaraan masuk 2024 menjadi 573 kendaraan selama operasi 2025 ini,’’ kata Bayu.
Selain kendaraan masuk, petugas mencatat 9.696 kendaraan keluar dari Ponorogo. Perinciannya, 4.167 kendaraan R2, 4.904 kendaraan R4, bus dan truk 625 kendaraan.
Namun demikian, dirinya menjelaskan jika jumlah kendaraan keluar dan masuk tersebut belum yang dari arah Madiun via Mlilir, Ponorogo-Pacitan via Slahung, serta batas Ponorogo-Trenggalek.
"Batas lainnya kami perkiraan sama padatnya,’’ ujarnya. (gen/kid)
MOBILITAS KENDARAAN MOMEN MUDIK dan BALIK LEBARAN IDUL FITRI VIA WONOGIRI
Kendaraan Keluar 2024
3.149 kendaraan R2
3.021 kendaraan R4
200 kendaraan bus/truk
Kendaraan Keluar 2025
4.167 kendaraan R2
4.904 kendaraan R4
625 kendaraan bus/truk
Kendaraan Masuk 2024
2.832 kendaraan R2
2.512 kendaraan R4
246 kendaraan bus/truk
Kendaraan Masuk 2025
4.459 kendaraan R2
4.998 kendaraan R4
573 kendaraan bus/truk
(Sumber: Satlantas Polres Ponorogo)
Editor : Budhi Prasetya