Jawa Pos Radar Madiun – Program makan bergizi gratis (MBG) di Ponorogo kembali dilanjutkan setelah sempat vakum selama dua pekan.
Distribusi kepada 2.697 siswa di 16 sekolah kembali berjalan sejak Rabu (28/5) lalu.
Program sempat terhenti sejak 16 Mei karena proses administrasi pembayaran yang harus diselesaikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sesuai arahan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Berhenti sekitar dua pekan, setelah administrasi selesai, MBG kembali disalurkan,” terang Komandan Kodim 0802 Ponorogo Letkol Inf. Dwi Soerjono, Rabu (4/6).
Dandim menambahkan, jumlah penerima MBG bertambah dua siswa setelah masa vakum.
Keduanya baru pindah ke sekolah yang telah menjadi lokasi pelaksanaan program MBG. Tidak ada syarat tambahan bagi siswa pindahan tersebut.
“Yang penting mereka masuk sekolah penerima MBG, langsung kami berikan hak yang sama,” jelasnya.
Pihak Kodim juga melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program, khususnya soal variasi menu.
Petugas mendapati sejumlah siswa menyisakan makanan di piring karena merasa bosan dengan menu yang sama.
“Nanti kepala dapur akan berinovasi agar menu lebih bervariatif. Tapi tetap mengutamakan pemenuhan gizi,” tegasnya.
Menu tetap mengacu pada pedoman gizi seimbang, meliputi karbohidrat, protein, vitamin, sayuran, serta susu.
Dandim memastikan prinsip empat sehat lima sempurna akan tetap dijaga dalam setiap porsi. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto