MADIUN, Jawa Pos Radar Ponorogo - Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah Sukorejo, Ponorogo terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman.
Berbagai layanan di pesantren yang menaungi lebih dari 1.500 santri ini, kini berbasis digital.
Mulai pembelajaran, ujian, absensi, hingga sistem keuangan terintegrasi secara daring.
Pimpinan Ponpes Darul Falah Sukorejo, Ponorogo Riza Arif Achmadi, S.Th.I menyebut, aplikasi Kitab Kuning telah digunakan sejak 2021 untuk jenjang MTs.
Santri dapat membaca dan memberi catatan dalam kitab digital, seperti Alfiyah, Akhlak lil Banin, dan Akhlak lil Banat.
‘’Kami ingin santri terbiasa dengan dunia digital tanpa meninggalkan khazanah keilmuan klasik,’’ ujarnya.
Selain itu, pondok mengembangkan sistem Learning Management System (LMS) sejak 2022.
Ustaz dapat mengunggah modul pembelajaran, tugas, hingga nilai ujian. LMS dipadukan platform Dafa Pustaka dengan ratusan judul buku.
‘’Rata-rata 300 pengguna aktif setiap hari mengaksesnya,’’ tambah Riza.
Untuk wali santri, pondok menyediakan aplikasi Mondok Aja, hasil pengembangan dari Santri Information System (SIS).
Baca Juga: Resep Batagor tanpa Ikan Anti gagal, Enak dan Cocok Dijual! Modal Hemat Untung Maksimal
Aplikasi ini memungkinkan wali memantau jadwal, absensi, keuangan, hingga perkembangan akademik anak.
‘’Santri diberikan kartu identitas terhubung langsung ke sistem. Kartu ini bisa digunakan untuk pembayaran,’’ jelasnya.
Saat ini, Ponpes Darul Falah menaungi 1.501 santri. Terdiri dari 20 kelompok bermain, 125 santri TKIT Pembina, 56 santri RA, 202 MI, 549 SDIT, 409 MTs, 102 MA, dan 38 santri SMK. (gen/kid/*)
Editor : Mizan Ahsani