Jawa Pos Radar Madiun – Peringatan Hari Guru Nasional 25 November disambut meriah MAN 2 Ponorogo.
Menggelar upacara peringatan kemarin (25/11), para guru didapuk sebagai petugas upacara.
Mengusung tema Merawat Semesta dengan Cinta guru harus berpegang ideologi, moderasi, profesionalisme, dan keteladanan.
Kepala MAN 2 Ponorogo Agung Drajatmono mengatakan, sinergitas antara guru dan murid menjadi syarat melahirkan generasi unggul.
Guru menjadi motor penggerak prestasi dan pencetak insan berkarakter. Sepanjang 2025 ini misalnya, MAN 2 Ponorogo berhasil antarkan siswa memboyong penghargaan.
Sedikitnya 137 medali diraih dari berbagai ajang tingkat daerah, provinsi, nasional hingga internasional.
‘’Guru harus peka dengan potensi murid, deretan prestasi ini bukti nyata kerja keras peserta didik sekaligus peran besar guru,’’ terangnya.
Selain siswa, penghargaan juga diberikan MAN 2 Ponorogo untuk guru berprestasi.
Empat guru dan satu tenaga pendidik diganjar penghargaan dalam upacara kemarin.
Meliputi Guru Teladan, Guru Pembimbing Akademik, Guru Pembimbing Non Akademik, Guru Inspiratif, serta Tenaga Kependidikan Terdisiplin.
‘’Penghargaan ini bentuk apresiasi atas dedikasi guru dalam mendidik dan membimbing siswa,’’ tambah Agung.
Agung berharap momentum Hari Guru Nasional menjadi energi baru pengajar terus mendidik siswa serta berkarya demi bangsa.
Pun, guru juga menjadi teladan bagi siswa, baik di sekolah ataupun di luar kelas.
‘’Dengan hal tersebut, siswa bisa meneladani bagaimana yang mereka lihat pada guru,’’ pungkasnya. (fac/gen/kid/*)
Editor : Mizan Ahsani