Jawa Pos Radar Madiun – Penggeledahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali merembet ke Surabaya.
Rabu (26/11), kantor PT Widya Satria di Jalan Ketintang Permai Blok BB No 20, Karah, Surabaya, digeledah penyidik lembaga antirasuah.
Tiga petugas Polda Jatim tampak berjaga ketat di depan bangunan tersebut, termasuk mengawasi sebuah mobil merah yang terparkir di teras kantor.
PT Widya Satria diketahui merupakan rekanan pelaksana proyek Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP) Ponorogo.
Penggeledahan tersebut menjadi babak lanjutan penyidikan KPK terkait kasus korupsi yang menjerat Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.
Suasana penggeledahan membuat warga sekitar bingung. Tidak ada pemberitahuan resmi sebelum petugas datang.
“Saya tidak diberi tahu. Pas ke masjid ada tetangga bilang ada polisi di depan kantor itu,” ujar Ketua RT 1 RW 11 Kelurahan Karah, Zulkifli Bashir.
Ia mengatakan PT Widya Satria sudah berdiri cukup lama dan dikenal tidak pernah menimbulkan masalah di lingkungan tersebut.
Zulkifli juga mengenal pemilik perusahaan, Erlangga Satriagung, figur publik yang pernah menjabat sebagai Ketua KONI Jatim.
“Dia orang baik, komunikasinya dengan warga lancar. Kantor itu sudah ada sejak saya masuk sekitar tahun 2000,” imbuhnya.
Hingga berita ini diturunkan, KPK belum mengonfirmasi temuan atau barang bukti yang diamankan dari lokasi.
Namun, penggeledahan di kantor kontraktor pelaksana MRMP ini menambah kuat dugaan bahwa penyidikan KPK melebar hingga pada proyek-proyek strategis lain di kabupaten tersebut. (naz)
Editor : Mizan Ahsani