Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Alumni Gontor Kenang KH Amal Fathullah Zarkasyi, Teladan yang Dekat dengan Santri

Sugeng Dwi N. • Senin, 5 Januari 2026 | 05:00 WIB
KENANGAN ALUMNI: Para alumni Gontor dari berbagai daerah menghadiri pemakaman KH Amal Fathullah Zarkasyi sebagai bentuk penghormatan kepada sosok teladan pesantren. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO
KENANGAN ALUMNI: Para alumni Gontor dari berbagai daerah menghadiri pemakaman KH Amal Fathullah Zarkasyi sebagai bentuk penghormatan kepada sosok teladan pesantren. SUGENG DWI N/RADAR PONOROGO

Jawa Pos Radar Ponorogo - Berpulangnya Prof. Dr. KH Amal Fathullah Zarkasyi membawa duka mendalam bagi para alumni.

Mereka berdatangan dari berbagai daerah di Tanah Air untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus mengantarkan pemakaman pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tersebut.

Salah satu alumni yang hadir adalah Hidayat Nur Wahid, alumnus Gontor 1978 yang kini menjabat Wakil Ketua MPR RI.

HNW yang juga Pimpinan Badan Wakaf PMDG menilai almarhum sebagai sosok teladan yang gigih memperjuangkan hak santri dan dunia pesantren.

“Bahwa dari pesantren bisa menghadirkan figur-figur yang memperjuangkan idealisme untuk kepentingan pendidikan, kepentingan bangsa, kepentingan negara, bahkan menyatupadukan seluruh potensi untuk mendukung pesantren,” ujarnya.

Menurut HNW, sebagai pimpinan PMDG, Kiai Amal dikenal tetap dekat dengan santri. Tidak ada sekat maupun jarak.

Ia terbiasa berkomunikasi langsung dan tidak segan menerima masukan maupun koreksi.

“Kalau ternyata ada pendapat lain yang lebih tepat, beliau tidak segan menerima koreksi. Ini keteladanan yang sangat baik, karena tidak semua orang mau mendengar pendapat,” jelasnya.

Tokoh nasional sekaligus alumnus PMDG 1975, Din Syamsuddin, turut menyampaikan duka mendalam.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah periode 2005–2015 itu menilai Kiai Amal bukan hanya seorang cendekiawan, tetapi juga aktivis Islam dengan cita-cita besar bagi pendidikan pesantren.

“Salah satu cita-cita beliau adalah menghadirkan fakultas kedokteran di UNIDA Gontor. Dengan keikhlasan dan keimanan, kita relakan kepergiannya, dan semoga Gontor melahirkan Amal Fathullah–Amal Fathullah yang lain di masa mendatang,” ungkap Din Syamsuddin.

Selain HNW dan Din Syamsuddin, sejumlah tokoh nasional juga tampak hadir dalam prosesi pemakaman.

Di antaranya Abu Bakar Ba'asyir, pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Solo. (gen/kid)

Editor : Hengky Ristanto
#Ulama Nasional #Unida Gontor #dunia pesantren #Tokoh Islam Indonesia #KH Amal Fathullah Zarkasyi #alumni gontor #Pondok Modern Darussalam Gontor #ponorogo