Jawa Pos Radar Ponorogo – Niat hati mencuri uang, maling di SDN Gundik, Slahung, justru pulang dengan hasil tak seberapa.
Berhasil menggondol uang Rp 20 ribu, namun linggis miliknya tertinggal di lokasi.
Aksi pencurian itu terjadi Kamis dini hari Kamis (12/2).
Pelaku merusak pintu kantor guru dan Gedung Pusat Sumber Belajar (PSB).
Kejadian pertama kali diketahui penjaga sekolah sekitar pukul 05.45 WIB saat hendak membuka kantor.
Dia mendapati pintu sudah rusak dan ruangan berantakan.
Meski demikian, sejumlah barang elektronik seperti laptop, komputer, proyektor, hingga televisi tidak tersentuh.
Pamapta Polres Ponorogo Ipda Nujiwiyono mengatakan, laporan telah diteruskan ke Polres Ponorogo.
Petugas piket fungsi bersama Unit Pamapta dan Tim Inafis mendatangi lokasi untuk olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari pemeriksaan awal, pelaku diduga masuk dengan mencongkel pintu menggunakan linggis.
Alat tersebut ditemukan di sekitar lokasi dan diamankan sebagai barang bukti.
“Yang hilang uang tunai di dalam kotak infak. Kerugian sekitar Rp 20 ribu,” kata Nujiwiyono.
Selain kantor guru, pelaku juga membobol Gedung PSB.
Pintu rusak dan ruangan diacak-acak, namun tidak ada inventaris sekolah yang dibawa kabur.
Saat ini kasus masih dalam penyelidikan polisi.
“Barang-barang seperti laptop, komputer, proyektor dan TV masih ada, uang tunai di dalam kotak infak sudah tidak ada,” pungkasnya. (gen/kid)
Editor : Hengky Ristanto